• KANAL BERITA

Kiper Timnas Futsal Berbagi Ilmu dengan Pefutsal Cilik

FOTO BERSAMA: Para siswa SD Islam Nurul Qomar dan kiper-kiper dari tim peserta Liga Mahasiswa Futsal berfoto bersama kiper timnas futsal Indonesia, Muhammad Albagir (belakang, enam dari kanan) usai melakukan coaching clinic di GOR Manunggal Jati Semarang, Minggu (17/11). (suaramerdeka.com / dok)
FOTO BERSAMA: Para siswa SD Islam Nurul Qomar dan kiper-kiper dari tim peserta Liga Mahasiswa Futsal berfoto bersama kiper timnas futsal Indonesia, Muhammad Albagir (belakang, enam dari kanan) usai melakukan coaching clinic di GOR Manunggal Jati Semarang, Minggu (17/11). (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG , suaramerdeka.com - Antusiasme ditunjukkan siswa SD Islam Nurul Qomar dalam  coaching clinic  dalam sela-sela kegiatan Liga Mahasiswa (Lima) Futsal Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference Season 7 di GOR Manunggal Jati Semarang, Minggu (1711). Sebab, agenda tersebut mendatangkan kiper tim nasional futsal Indonesia, Muhammad Albagir secara langsung sebagai pemberi materi latihan.

Pefutsal asli Semarang itu mengajarkan kepada para siswa SD Islam Nurul Qomar mengenai teknik menembak dan operan dalam bermain futsal. Guru Olahraga SD Islam Nurul Qomar, Lili sangat senang dengan kegiatan yang diadakan Lima Futsal ini. Dia berharap lewat kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal para siswa yang hadir, untuk yang ingin mengikuti jejak Albagir. Ini juga merupakan acara pelatihan pertama yang dijalani anak-anak didiknya.

''Kegiatan ini sangat bagus karena anak-anak mendapat ilmu dan pengalaman yang baru. Semoga dengan adanya pelatihan ini, mereka bisa lebih bersemangat dalam latihan. Saya berharap Lima sering mengadakan kegiatan seperti ini untuk mengasah kemampuan para siswa sejak dini," ucapnya.

Selain kegiatan bersama para siswa, Albagir juga menjalani sesi  goalie talk  bersama para kiper yang berlaga di Lima Futsal kualifikasi Jawa Tengah-DI Yogyakarta ini. Albagir dalam kesempatan ini menyampaikan pendapatnya mengenai pentingnya kesinambungan antara futsal dan kuliah. Mengingat yang menghadiri pertemuan tersebut adalah atlet pelajar dari kalangan mahasiswa. ''Jangan jadikan satu pertandingan sebagai patokan karir kalian. Saya sendiri tidak mau melupakan pendidikan karena futsal" kata Albagir.

Dia berharap pengalaman dan ilmu yang dibagikan kepada para peserta mulai dari  coaching clinic  hingga  goalie talk  ini akan berguna untuk mereka di masa depan. Dia mengungkapkan senang bisa berbagi pengalaman. Sebab hal itu juga menjadi satu diantara target pribadinya setelah menjadi pemain profesional.

''Lewat kegiatan ini, saya ingin menunjukkan bahwa menjadi atlet tidaklah buruk. Saya juga mengapresiasi Lima Futsal karena mengadakan kegiatan seperti ini. Liga Mahasiswa sangat memperhatikan perkembangan para pemain sejak usia dini lewat pembinaan yang dilakukan ini. Semoga ilmu dan pengalaman yang saya bagikan juga tersebar ke orang lain,'' tandasnya.

Kiper yang hadir juga saling menyatakan pendapatnya, seperti yang diutarakan Iksan Fahru Rozi, kiper dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Yogyakarta. Dia senang bisa mendapatkan kesempatan bertemu dengan idolanya. ''Dengan hadir pada pertemuan ini, saya menjadi lebih tahu mengenai teknis seorang kiper. Selain itu apa yang dibicarakan Albagir juga memotivasi saya untuk menjadi pemain profesional juga,'' ujar Iksan.


(M Alfi Makhsun/CN26/SM Network)