• KANAL BERITA

Tim Pra PON DIY Petik Pelajaran dari PSS

Asal Mental Pemain

UJI COBA:  Pelatih Tim Pra PON DIY Erwan Hendarwanto (kanan) dan Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengapit Ketua Umum Asprov PSSI DIY Syauqi Suratno bersama tim pelatih Pra PON DIY, usai laga uji coba di Stadion Maguwoharjo. (suaramerdeka.com / dok)
UJI COBA: Pelatih Tim Pra PON DIY Erwan Hendarwanto (kanan) dan Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengapit Ketua Umum Asprov PSSI DIY Syauqi Suratno bersama tim pelatih Pra PON DIY, usai laga uji coba di Stadion Maguwoharjo. (suaramerdeka.com / dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Tim sepak bola Pra PON DIY memetik pelajaran berharga saat beruji coba dengan klub kompetisi Liga 1, PSS Sleman. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (13/11) petang, tim sepak bola DIY harus mengakui ketangguhan PSS dengan skor 1-5.

Pelatih Pra PON DIY, Erwan Hendarwanto berterima kasih kepada PSS atas undangan uji tanding dan kesempatan berharga ini. Ya bagi kedua tim, partai latih tanding tersebut memang punya manfaat bagi mereka masing-masing.  Uji tanding ini dimanfaatkan PSS untuk mengisi jeda yang cukup panjang sebelum menjamu Borneo FC di tempat yang sama pada lanjutan Shopee Liga 1 2019, Rabu (20/11) pekan depan.

Bagi Pra PON DIY, uji tanding ini menjadi kesempatan emas guna mengasah mental dan permainan sebelum menghadapi Jawa Timur dan Kalimantan Selatan pada Grup 2 Pra PON di Stadion Delta Sidoarjo, 6-10 Desember bulan depan. Dari uji tanding tersebut, Erwan mengatakan banyak evaluasi yang masih harus diperbaiki. “Keberanian mereka untuk build up, bermain dari kaki ke kaki, itu jadi poin terpenting yang harus kami perbaiki,” ujar Erwan.

Selain itu, peningkatan kondisi fisik juga menjadi catatan bagi penggawa Pra PON DIY. “Di babak kedua fisik mereka kedodoran untuk bermain 90 menit dalam intensitas permainan yang tinggi,” tuturnya.

Adapun Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, mengatakan hasil pertandingan tidak terlalu penting. Menurutnya, yang terpenting melihat progres permainan dari Yevhen Bokhashvili dan kolega. “Masih ada beberapa kekurangan, artinya kita lihat lagi proses terjadinya gol seperti apa. Lalu ada beberapa individu yang kualitas passingnya harus diperbaiki,” sambung Seto.

“Meski secara kualitas tim berbeda, tapi saya melihat proses terjadinya gol ini cukup bagus. Ini juga yang harus ditingkatkan. Ada beberapa peluang yang tidak terjadi gol juga, tapi proses terciptanya peluang itu bagus,” tambah pelatih berlisensi AFC Pro itu.


(Gading Persada /CN26/SM Network)