• KANAL BERITA

Misi Berat Tim Sepak Bola DIY di Pra PON

KENALKAN TIM: Ketua Umum Asprov PSSI DIY Syauqi Suratno tengah memperkenalkan jajaran manajer dan pelatih tim sepak bola putra, putri dan futsal putra yang akan tampil pada Pra PON. (suaramerdeka.com / Gading Persada)
KENALKAN TIM: Ketua Umum Asprov PSSI DIY Syauqi Suratno tengah memperkenalkan jajaran manajer dan pelatih tim sepak bola putra, putri dan futsal putra yang akan tampil pada Pra PON. (suaramerdeka.com / Gading Persada)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Misi berat diusung tim sepak bola DIY dalam ajang Pra PON. Baik tim putra dan putri ditarget lolos ke putaran final PON 2020 di Papua. Termasuk tim futsal putra juga ditarget untuk bisa melaju ke babak utama pesta olahraga multieven empat tahunan di Indonesia tersebut.

“Bagaimana pun kondisinya, berat atau tidak, tentunya mereka wakil-wakil DIY ini bisa lolos ke PON 2020,” tegas Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY Syauqi Suratno di Wisma PSSI, Baciro, Kota Jogja, Selasa (12/11).

Siang tadi, Asprov resmi memperkenalkan susunan manajemen dan tim pelatih di masing-masing tim. Baik itu tim sepak bola putra dan putri serta tim futsal putra yang semuanya akan turun di ajang Pra PON. Khusus tim futsal putri tidak diperkenalkan karena tidak ada timnya menyusul tidak digelarnya nomor futsal putri di PON 2020 nanti.

Di Tim sepak bola putra, pelatih yang pernah menangani klub Liga 2 PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto ditunjuk menjadi pelatih kepala. Sementara di kursi manajer ditunjuk dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan salah satu anggota exco PSSI DIY Affan Kurniawan. Adapun tim sepak bola putri untuk kursi pelatih kepala masih belum ditentukan.

Namun kursi manajer sudah ditetapkan yakni anggota exco PSSI DIY lainnya, Saptuari. Adapun Dalmaji ditunjuk sebagai pelatih kepala tim futsal putra dengan manajernya, Jumantoro.

“Target memang berat dengan melihat lawan-lawan yang ada. Tapi kami optimistis mereka bisa maksimal memberikan yang terbaik bagi DIY. Maka dari itu agar proses persiapan setiap tim ini berjalan dengan baik dan tertata, kami tunjuk pula koordinator tim Pra PON DIY yang juga Wakil Ketua Umum Asprov PSSI DIY Wahyudi Kurniawan,” paparnya.

Peluang tim sepak bola putra DIY untuk lolos PON memang cukup berat. Dari drawing yang dirilis PSSI, DIY berada di Grup 2 dimana mereka harus bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo yang dipilih Jawa Timur sebagai venue untuk menjamu lawan-lawannya 6-10 Desember mendatang. Selain dengan Jatim, di Grup ini ada juga Kalimantan Selatan. Peluang lolos sedikit terbuka lebar di sepak bola putri.

Di sini DIY berhasil menjadi tuan rumah yang akan digelar di Stadion Sultan Agung Bantul 13-17 Desember. DIY akan satu grup dengan Jawa Barat dan Kalimantan Barat. Sedangkan tim futsal putra DIY masih menunggu drawing termasuk kapan Pra PON akan dimulai.

“Untuk tim sepak bola putri kami yakin bisa lolos. Sebagai tuan rumah tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi kami. Dalam waktu dekat kami akan menentukan pelatih kepala sebab Pra PON juga mulai dekat serta sudah ada 50 pemain yang siap disaring lagi untuk menjadi tim inti sepak bola putri DIY di Pra PON,” tandas manajer tim sepak bola putri Saptuari.


(Gading Persada /CN26/SM Network)