• KANAL BERITA

Laga Kontra Atalanta Sempat Membuat Guardiola Ketar-ketir

Foto: Getty Images
Foto: Getty Images

MILAN, suaramerdeka.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengakui, sempat ketar-ketir dalam laga kontra Atalanta, lantaran timnya harus bermain dengan 10 orang. "Ini merupakan pengalaman pertama saya memainkan tiga kiper salam satu pertandingan," ujar Guardiola pada Sky Sport Italia.

Melawat ke Giuseppe Meazza, City sebenarnya unggul lebih dulu di menit ketujuh melalui Raheem Sterling, sebelum disamakan Atalanta di menit 49 melalui sundulan Mario Pasalic.  Bahkan, City harus bermain dengan 10 orang usai Claudio Bravo dikenai kartu merah karena melanggar Josip Ilicic pada menit ke-80.

Karena tak ada lagi penjaga gawang yang bisa dimainkan, City harus memainkan bek mereka, Kyle Walker sebagai kiper. Sebelumnya Bravo sendiri baru masuk di babak kedua menggantikan Ederson Moraes yang cedera.

"Rasa takut itu muncul saat kartu merah diberikan, apalagi kami memiliki banyak pemain bertipe menyerang di dalam lapangan, jadi kami takut hal yang terburuk akan terjadi. Ilicic sangat pintar, dia membiarkan kakinya ditabrak oleh Claudio," kata dia.

Meski begitu, Guardiola tak mengkritik kartu merah Bravo. Ia cukup senang timnya mampu menahan Atalanta di sisa waktu pertandingan.

"Tapi itu pelanggaran karena dia (Bravo) orang terakhir, dan ada kontak, sehingga dia diganjar kartu merah, tak ada keraguan soal itu. Saat itulah saya harus memutuskan siapa yang harus menjadi kiper. Saya tahu Atalanta sangat agresif dan kami membuat sejumlah kesalahan, tapi kami mampu membayarnya. Orang-orang Italia tahu sehebat apa Atalanta, jadi saya begitu senang mereka hanya membuat satu tembakan ke gawang selama Walker menjadi kiper. Ini hasil yang bagus untuk kami," sambung eks pemain dan pelatih Barcelona itu.


(Andika Primasiwi, DS/CN26)