• KANAL BERITA

Kalahkan Persipur, HBFC Tembus Final Piala Soeratin U17 Jateng

BERSAMA PEMAIN : Wali Kota Yuliyanto berfoto bersama pemain HBFC usai pertandingan semifinal melawan Persipur Purwodadi di Stadion Wujil Ungaran, Minggu (20/10).  (suaramerdeka.com / dok)
BERSAMA PEMAIN : Wali Kota Yuliyanto berfoto bersama pemain HBFC usai pertandingan semifinal melawan Persipur Purwodadi di Stadion Wujil Ungaran, Minggu (20/10). (suaramerdeka.com / dok)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Tim Hati Beriman FC (HBFC) Salatiga memastikan lolos ke final kompetisi sepak bola Piala Soeratin U17 Jateng. dalam pertandingan semi final leg 2 di Stadion Wujil Ungaran, Minggu (20/10), tim asal salatiga ini mengalahkan Persipur Purwodadi dengan skor 2-0. Secara keseluruhan, anak asuhan Sri Nanda ini unggul agregat 3-1 karena pada pertandingan leg 1 di Purwodadi bermain imbang 1-1. Di partai puncak nanti, HBFC ditantang Persiku Kudus pada 27 Oktober di Kendal.

Pada pertandingan semifinal leg 2 kemarin, anak-anak Salatiga bermain lebih tenang dan sabar meladeni lawan. Bertanding dengan cuaca cukup panas, yang dimulai pukul 14.45 itu, anak-anak Salatiga unggul dulu ketika pertandingan baru berjalan 11 menit.  Gol pertama HBFC ini diciptakan Ikhsan Ilham melalui tendangan bebas dari sekitar satu meter dari kotak penalti. Bola menghujam tanpa bisa dijangkau kiper lawan.

Unggul 1-0, justru pemain HBFC mengendorkan serangan.  Giliran Persipur bertubi-tubi melakukan gempuran dari berbagi sektor sepanjang babak pertama. Beruntung kecemerlangan kiper HBFC Yogi Prastika, sejumlah peluang lawan yang seharusnya menjadikan gol, berhasil dimentahkan. Sehingga, babak pertama usai, kedudukan tetap 1-0.

Babak kedua, permainan HBFC kembali bangkit untuk melakukan inisiatif penyerangan. Beberepa kali peluang pun tercipta. Puncaknya pada menit ke 65, pemain depan Alvin Vicky, menggandakan kedudukan menjadi 2-0 melalui sontekan pelan setelah menerima bola muntah dari kiper lawan.

Dukungan suporter Salatiga termasuk Wali Kota Yuliyanto yang datang ke stadion dengan tetabuhan dan nyanyian menambah motivasi anak-anak di lapangan. Tekanan demi tekanan pun diberikan kepada lawan. Namun skor 2-0 itu bertahan hingga pertandingan usai.

Pelatih HBFC Sri Nanda mengatakan, anak-anak asuhnya bermain sesuai instruksinya itu untuk tetap bersabar dan melakukan pressing ketat terhadap lawan di area penalti HBFC. Beberepa kali peluang lawan di kotak penalti pun gagal membuahkan gol.

"Ada beberapa yang perlu dibenahi jelang final nanti. Misalnya emosi perlu dikendalikan lagi. Tadi (sore kemarin) anak-anak main sesuai instruksi untuk tetap bersabar guna meredam serangan lawan. Itu sudah berhasil," katanya.  

Disinggung partai final nanti melawan Persiku, pertandingan akan seru. Sebab kedua tim kemampuannya seimbang karena mereka terbaik di Jateng saat ini. "Rasanya lega bisa masuk final.  Kini ambisi untuk meraih target juara tinggal selangkah lagi. Kami minta doa seluruh masyarakat Salatiga agar bisa mempersembahkan juara untuk kota ini," katanya.


(Moch Kundori/CN26/SM Network)