• KANAL BERITA

Liestiadi Resmi Gantikan Aji Santoso di PSIM

BERANGKULAN: Liestiadi (tiga dari kiri) dan Erwan Hendarwanto (dua dari kiri) berangkulan bersama jajaran manajemen dan direksi PT PSIM Jaya, Kamis (10/10). (suaramerdeka.com / Gading Persada)
BERANGKULAN: Liestiadi (tiga dari kiri) dan Erwan Hendarwanto (dua dari kiri) berangkulan bersama jajaran manajemen dan direksi PT PSIM Jaya, Kamis (10/10). (suaramerdeka.com / Gading Persada)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Tak butuh waktu lama bagi manajemen PSIM Yogyakarta untuk mencari pengganti pelatih kepala baru menggantikan Aji Santoso yang mundur kemarin malam (9/10). Adalah Liestiadi yang resmi menggantikan posisi lowong sebagai pelatih Laskar Mataram.

Diperkenalkan ke awak media, kemarin petang, juru taktik berlisensi AFC Pro yang pernah menangani Persijap Jepara beberapa waktu lalu memiliki tugas berat dalam dua laga terakhir PSIM. Ya, saat ini PSIM berada di peringkat delapan klasemen sementara Grup Timur Liga 2. Alih-alih lolos delapan besar, PSIM justru berada di bawah bayang-bayang ancaman degradasi.

"Memang tugas berat, tapi saya tegaskan ke manajemen bahwa saya bukan midas yang bisa mengubah sesuatu dengan cepat. Terpenting laga terdekat 13 Oktober lawan Persatu Tuban dahulu saja. Itu hasilnya maksimal dan bisa dapat 3 poin," kata Liestiadi saat sesi jumpa pers, Kamis (10/10).

Liestiadi yang kali terakhir menangani tim Blitar Bandung United yang akhirnya terdegradasi ke Liga 3 musim depan itu mengaku sudah mengikuti perkembangan PSIM sejak masih dilatih pelatih awal PSIM Vladimir Vujovic. Termasuk juga saat dilanjutkan oleh Aji Santoso.  "Materi pemain sebenarnya bagus, ini sebenarnya hasil kerja kita semua. Tapi hasil bisa beda," ungkap dia.

CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto menganbahkan setelah hasil kekalahan melawan Martapura FC, pihaknya langsung mengambil sikap. Hal itu tak lepas dari posisi PSIM yang mengkhawatirkan di klasemen.  Bambang lalu berkomunikasi dengan Erwan Hendarwanto yang akhirnya ditunjuk sebagai asisten pelatih dan Liestiadi. 

"Secara pribadi saya siap dengan segala resiko yang ada. Kami menunjuk coach Liestiadi sebagai pelatih kepala dan saya tahu dia paham dengan kondisi PSIM saat ini," sambung Bambang.

Pengusaha asal Semarang itu mengaku, pergantian tersebut salah satu itikad baik yang dilakukan demi PSIM. Pihaknya mengaku siap dengan kondisi saat ini apapun hasilnya.  "Saya tidak akan ke mana-mana dan tetap di sini," imbuh dia.

Selain menunjuk Liestiadi, manajemen PSIM juga menunjuk Erwan Hendarwanto sebagai asisten pelatih. "Saya kembali ke sini karena cinta dengan PSIM," tandas dia.


(Gading Persada /CN26/SM Network)