• KANAL BERITA

Man United Terancam Kehilangan Dana Sponsor 20 Juta Poundsterling

Foto: Action Images via Reuters
Foto: Action Images via Reuters

MANCHESTER, suaramerdeka.com - Manchester United terancam kehilangan dana sponsor sebesar 20 juta poundsterling atau sekitar Rp 346,2 miliar. Hal itu tak lepas dari performa buruk mereka sehingga terancam gagal lagi ke Liga Champions.

Adapun nominal itu diambil dari kesepakatannya dengan Adidas, sponsor utama MU dengan nilai kontrak mencapai 750 juta poundsterling atau hampir Rp 13 triliun untuk jangka waktu 10 tahun sejak musim 2015/2016. Per tahun, MU dapat 75 juta poundsterling dari Adidas, meski  produsen apparel ternama itu akan memangkas dana tahunannya sebesar 30 persen andai gagal lolos ke Liga Champions dua musim beruntun. Kesepakatan itu menjadi klausul dari kedua belah pihak.

Liga Champions memang penting bagi pundi-pundi uang MU dan pendapatan mereka turun drastis usai gagal lolos pada musim 2016/2017. "Hasil keuangan kami untuk kuartal ini mencerminkan dampak dari tidak berpartisipasi kami di Liga Champions," ungkapnya Direktur Eksekutif Ed Woodward.

Saat ini, MU menjadi bulan-bulanan karena performa jeleknya, di mana pasukan Ole Gunnar Solskjaer baru mengemas empat kemenangan dari 11 laga perdana di semua kompetisi di musim 2019/2020. Khusus di Liga Inggris, MU baru meraih dua kemenangan, dengan sisanya menelan kekalahan dan hasil imbang masing-masing tiga kali. Sementara MU tertahan di peringkat ke-12 klasemen Liga Inggris dengan baru mengumpulkan sembilan poin, terpaut 15 angka dari Liverpool di posisi pertama.

Situasi itu, terlepas musim masih panjang, menyisakan kekhawatiran pada kelolosan MU ke kompetisi Eropa musim depan alias tidak lolos ke Liga Champions lagi. Musim lalu, MU hanya finis di peringkat 6 Liga Inggris sehingga hanya tampil di Liga Europa pada musim 2019/2020. Kini, performa buruk membuat MU terancam gagal lolos ke Liga Champions untuk dua musim beruntun.

 


(Andika Primasiwi, DS/CN26)