• KANAL BERITA

Slemania Sambut Persipura dengan Kalungan Bunga

Tanda Persaudaraan dan Antirasisme

KALUNGAN BUNGA: Anggota Slemania dan Slemanona mengalungkan bunga ke perwakilan tim Persipura Jayapura usai uji lapangan di Stadion Maguwoharjo Sleman. (suaramerdeka.com / Gading Persada)
KALUNGAN BUNGA: Anggota Slemania dan Slemanona mengalungkan bunga ke perwakilan tim Persipura Jayapura usai uji lapangan di Stadion Maguwoharjo Sleman. (suaramerdeka.com / Gading Persada)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Salah satu kelompok suporter PSS Sleman, Slemania, melakukan aksi simpatik dalam mengkampanyekan antirasisme dan persaudaraan antaranak bangsa. Mereka mengalungkan bunga kepada perwakilan skuat Persipura Jayapura yang akan mempersiapkan diri untuk menghadapi tuan rumah PSS pada lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman Kamis (19/9) sore.

"Kebetulan ini Persipura akan bertanding dengan PSS dan juga kami memang tengah mengkampanyekan antirasisme serta persaudaraan antaranak bangsa," tutur salah satu Presedium Slemania, Asep Handi Kurniawan usai aksi pengalungan bunga, Rabu (18/9).

Aksi pengalungan bunga dilakukan beberapa anggota Slemanona (sebutan anggota Slemania wanita) beberapa saat setelah tim Mutiara Hitam menjalani official training di Stadion Maguwoharjo, pagi tadi. Secara simbolis Slemanona mengalungkan bunga ke pelatih Persipura Jacksen F Tiago dan talenta berbakat Persipura, Rivaldo Todd Fere mewakili pemain. "Akan ada kejutan besok saat laga PSS melawan Persipura, kami sudah siapkan aksi koreo," papar Asep.

Usai pengalungan bunga, pelatih kepala Persipura Jacksen F Tiago mengaku terkejut dengan aksi yang dilakukan Slemania-Slemanona. "Ini baik artinya semua tindakan untuk memperbaiki masalah rasis harus didukung dan dipuji. Harapan kita apa yang terjadi pagi ini (kemarin) bisa dibawa ke pertandingan besok tanpa gangguan apapun. Semoga dukungan untuk memerangi rasisme itu harus dipuji dan luar biasa Saya ucapkan terima kasih ke Slemania dan semoga ini bisa menular kepada semua pertandingan yang dilakukan Persipura di mana bermain," papar Jacksen. 

Juru taktik asal Brasil itu mengaku bahwa pihaknya selalu memberikan motivasi pada seluruh pemain terkait ujaran rasisme. Jacksen meminta kepada anak asuhnya untuk menjadikan hal itu sebagai penyemangat. "Itu saya lakukan saat lawan Persija itu kan beberapa hari setelah kejadian saya sampaikan ke pemain bahwa kita berjuang bukan hanya utk 3 poin saja tapi demi sesuatu yg lebih besar untuk kepentingan yang lebih besar yaitu melawan rasisme," papar dia.

Lebih lanjut Jacksen menganggap sepak bola sebagai alat kampanye antirasis. "Kalau saya sepak bola bisa mempersatukan kita semua. Kita lihat sepak bola tidak ada batas negara, agama, atau apa sepak bola sesuatu universal yang bisa membuat kita lebih baik lagi, bersahabat. Ada perang misalnya Palestina dan Israel tapi mereka bisa bertanding bola dalam bingkai fairplay semoga itu bisa menular kita di indonesia," tandas Jacksen.


(Gading Persada /CN26/SM Network)