• KANAL BERITA

Adaptasi Taktik yang Cepat Jadi Kunci Kemenangan Napoli Atas Liverpool

Foto: Inside Foto
Foto: Inside Foto

NAPLES, suaramerdeka.com – Adaptasi taktik yang cepat pada momen-momen berbeda diakui Carlo Ancelotti menjadi penentu kemenangan Napoli atas Liverpool, pada laga fase grup Liga Champions 2019-2020. Kemenangan atas sang juara bertahan diakui Ancelotti sudah membuat dirinya bahagia.

“Strateginya adalah bermain secara komplet. Kami bisa menekan dengan tinggi jika dibutuhkan, tetapi juga bertahan sangat dalam. Kami melakukan semuanya dengan baik. Kami harus terbiasa dengan beberapa momen berbeda sepanjang pertandingan,” beber Carlo Ancelotti, dinukil dari situs resmi UEFA,

Dalam laga di San Paolo, Liverpool takluk dari Napoli dengan skor 0-2 melalui penalti Dries Mertens dan Fernando Llorente. Tampil dengan ciri khasnya yakni gegenpressing, Liverpool juga mampu mendominasi penguasaan bola meski persentasenya tipis, yakni 51 persen berbanding 49 persen milik Napoli. Akan tetapi, I Partenopei lebih cermat dalam memanfaatkan peluang. Mereka juga berani menekan Liverpool, tetapi juga sigap bertahan lebih dalam.

Menghadapi Liverpool, Ancelotti mengaku menerapkan strategi bermain komplet. Ia terkadang meminta anak asuhnya untuk menekan Jordan Henderson dan kawan-kawan setinggi-tingginya, tetapi juga terkadang menginstruksikan untuk bertahan sedalam mungkin.

“Ketika Liverpool mengontrol pertandingan, kami bertahan dengan baik, dan kemudian mengambil kesempatan dengan sebaik-baiknya. Itu adalah pertandingan yang sangat seimbang. Jadi, saya bermain baik karena menganggap mereka tim terbaik di Eropa,” imbuh pelatih berusia 60 tahun itu.

Performa hebat Napoli diakui Jurgen Klopp selaku manajer Liverpool. Pria berkebangsaan Jerman itu bahkan mencalonkan Dries Mertens dan kawan-kawan sebagai juara Liga Champions 2019-2020. Komentar itu ditanggapi dingin Ancelotti yang menyebut I Partenopei masih sangat jauh dari label sebagai juara.

“Saya berterima kasih kepada Klopp karena mengatakan kami bisa menjadi juara kompetisi ini. Namun, itu semua masih panjang. Sekarang, kami harus memikirkan terlebih dahulu bagaimana caranya lolos ke babak knockout,” imbuh pria yang akrab disapa Don Carletto itu.


(Andika Primasiwi, GLCM /CN26)