• KANAL BERITA

Kurang dari 200 Juta Euro, PSG Bakal Tolak Tawaran untuk Neymar

Foto: Christian Pondella/Getty Images
Foto: Christian Pondella/Getty Images

PARIS, suaramerdeka.com - Harga minimal untuk Neymar ditetapkan Paris Saint-Germain, di mana mereka akan menolak tawaran untuk pemain 27 tahun itu jika tawaran kurang dari minimal 200 juta euro atau Rp 3,1 triliun.

Nilai itu yang belum bisa dipenuhi oleh Barcelona dan Real Madrid sebagai peminat serius pemain asal Brasil itu. Alhasil, Neymar pun masih tertahan dan belum hengkang dari PSG. Terbaru, Barca ingin meminjam Neymar lebih dulu dengan opsi pembelian 160 juta euro pada akhir masa pinjaman.

Barcelona pantas bersikap berhati-hati terkait uang transfer Neymar karena sudah menggelontorkan banyak uang untuk menebus Antoine Griezmann dan Frenkie de Jong. Griezmann ditebus Barca 120 juta euro dari Atletico Madrid. Sementara De Jong didatangkan dengan nilai transfer 75 juta euro.

Sementara itu, Madrid juga sudah melakukan pembelanjaan besar pada musim panas ini dengan nilai mencapai lebih dari 300 juta euro. Eden Hazard merupakan pembelian besarnya dengan nilai transfer 100 juta euro. Menghindari aturan financial fair play, nampaknya lebih dipilih Barca dan Madrid.

Di sisi lain, PSG harus membayar denda akibat ulah fansnya yang melontarkan cacian kepada Neymar di stadion.  Komite Disiplin Liga Sepakbola Profesional Perancis (LFP) memberi sanksi kepada PSG sebesar 2.000 euro (Rp 31,5 juta), pada Rabu (21/8/2019). Pada pernyataan resminya, LFP menyebut hukuman dijatuhkan kepada PSG karena spanduk ofensif yang dibentangkan oleh suporter Les Parisiens.

Spanduk itu dibentangkan para pendukung kala PSG menjamu Nimes pada laga perdana Ligue 1, Senin (12/8). Beberapa suporter yang berada di salah satu tribun Stadion Parc de Princes membentangkan banner yang ditujukan kepada Neymar. Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan fans kepada pemain termahal dunia itu lantaran ingin hengkang dan sikapnya yang beberapa kali bermasalah di luar lapangan.


(Andika Primasiwi, DS/CN26)