• KANAL BERITA

Cutrone Akui Merasa Terbuang dari AC Milan

Foto: Daniele Mascolo / PhotoViews
Foto: Daniele Mascolo / PhotoViews

WOLVERHAMPTON, suaramerdeka.com - Patrick Cutrone mengaku merasa terbuang dari AC Milan lantaran klub lebih mengutamakan pemain asing. Pemain muda timnas Italia itu pada akhirnya dilepas AC Milan ke Wolverhampton Wanderers musim panas ini. "Ceritanya selalu sama: para pemain asing lebih diutamakan daripada kami. Buat kami para pemain berusia 20 sekian, ini berat," ungkap Cutrone kepada  Gazzetta dello Sport.

Cutrone dilepas Milan ke Wolves seharga 18 juta euro, plus bonus-bonus yang bisa mencapai 4 juta euro. Cutrone sendiri sempat digadang-gadang jadi penyerang masa depan Milan. Di musim 2017/2018, ia bikin 18 gol sepanjang musim, disusul sembilan gol di musim lalu yang memang harus diakui tak terlalu impresif.

Tapi harus diingat bahwa ia cuma mencatatkan 1.910 menit bermain, atau rata-rata cuma tampil 44 menit per laga. Cutrone merasa jadi korban kebijakan klub yang lebih memilih pemain asing, tapi tetap berterima kasih. Sebagai gantinya, Rossoneri mendatangkan Rafael Leao dari Lille seharga 28 juta euro.

"Tapi apapun itu, saya ingin menekankan sesuatu: saya akan selalu berterima kasih kepada Milan atas apa yang mereka berikan," imbuhnya seperti dilansir Football Italia.

Saat ini Milan punya lima penyerang di tim dan hanya satu yang berkebangsaan Italia, yakni Fabio Borini. Sisanya adalah Samu Castillejo (Spanyol), Krzysztof Piatek (Polandia), Rafael Leao dan Andre Silva (Portugal).


(Andika Primasiwi, DS/CN26)