• KANAL BERITA

PSIS Imbangi Bhayangkara FC, Bambang Nurdiansyah Puas

DIBAYANGI LAWAN: Penyerang PSIS, Bayu Nugroho (kiri) dibayangi bek sayap Bhayangkara FC, Arif Setiawan. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)
DIBAYANGI LAWAN: Penyerang PSIS, Bayu Nugroho (kiri) dibayangi bek sayap Bhayangkara FC, Arif Setiawan. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)

BEKASI, suaramerdeka.com - Bambang Nurdiansyah puas dengan peforma PSIS usai berhasil menahan imbang tuan rumah Bhayangkara FC dengan skor 0-0 di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Selasa (20/8) petang. Namun, pelatih kepala yang baru ditunjuk dua hari menangani Laskar Mahesa Jenar itu melihat masih banyak pekerjaan rumah alias PR yang harus dibenahi.

Tidak hanya itu, dia juga ingin di bursa transfer paruh musim ini, manajemen klub memenuhi permintaannya untuk menambah satu pemain di setiap posisi. "Pertandingan yang pertama buat saya pribadi ini, hasilnya tidak jelek karena saya baru bergabung. Namun melihat penampilan pemain PSIS, banyak PR ke depan untuk mengarungi putaran kedua," kata pria yang akrab disapa Banur ini usai pertandingan pekan ke-15 Shopee Liga 1 2019 tersebut.

Hasil ini membuat PSIS sementara ada di peringkat 12 dengan 15 angka dari 14 laga yang sudah dijalani. Sementara itu, Bhayangkara FC berada di posisi kesembilan dengan koleksi 18 poin dari 15 partai. "Harusnya bisa menang, jika penampilan mereka seperti di 10 menit awal babak pertama. Saya mencoba menganalisa dan menginventarisasi, tim ini butuh tambahan pemain. Pastinya ini supaya di putaran kedua PSIS bisa bersaing di papan atas,'' imbuhnya.

Dia menyebut mulai dari striker, gelandang, winger, hingga bek masih butuh satu pemain ke depan. Banur tidak menyebut pemain yang ada tidak bagus tapi jika dipaksakan tanpa penambaban pemain, perlu waktu untuk meningkatkan kemampuan pemain yang ada.

"Di semua posisi saya butuh penambahan satu-satu lagi pain. Kalau sakit satu, saya bingung. Aya juga berharap pemain-pemain bisa kembali ke peforma terbaiknya. Seperti Septian David yang punya potenai dan masih muda. Saya harapkan dia kembali ke peformanya," beber Banur.

Melawan Bhayangkara FC, sebenarnya PSIS memiliki keuntungan. Sebab tuan rumah bermain  dengan 10 orang karena Alsan Sanda diusir keluar lapangan oleh wasit Fariq Hitaba usai menerima dua kartu kuning di laga ini pada menit ke-55.

"Kondisi fisik sangat terlihat kurang di laga ini. Lawan Madura United setelah ini, kami harus  pintar pintar menyiasati itu. Sebab laga setelah ini kami bermain tandang ke Madura. Solusinya harus banyak istirahat dan kami akan latihan saat uji coba lapangan saja," tandas Banur.


(M Alfi Makhsun/CN26/SM Network)