• KANAL BERITA

Tawaran dari Bayern Muenchen Tak Bisa Ditolak Perisic

Foto: fcbayern.com
Foto: fcbayern.com

MUENCHEN, suaramerdeka.com - Ivan Perisic mengaku, tak bisa menolak penawaran dari Bayern Muenchen untuk mengajaknya bergabung. Dia pun mengaku senang bisa kembali ke Jerman dan memperkuat Muenchen, yang dianggapnya sebagai salah satu tim besar di Eropa.

"Saya sangat senang kembali ke Jerman. Bayern adalah salah satu klub terbesar di Eropa. Kami ingin tampil menyerang, tak cuma di Bundesliga dan DFB-Pokal, tapi juga Liga Champions," ujar Perisic seperti dilansir  Football Italia.

Muenchen mengumumkan transfer winger internasional Kroasia itu dengan status pinjaman selama satu musim dari Inter Milan dengan opsi permanen di akhir musim.
Mengaku tak bisa menolak tawaran dari, Perisic yang kini berusia 30 tahun itu pun bertekad membayar kepercayaan Die Roten dengan trofi.

"Semua orang tahu Bayern adalah klub yang sangat besar, bagi saya salah satu dari lima klub terbaik di dunia. Jadi ketika klub seperti ini memanggil, Anda tidak bisa bilang tidak. Saya janji akan melakukan yang terbaik setiap hari untuk meraih banyak trofi," katanya menambahkan.

Gabung Bayern, Perisic berarti kembali ke Jerman setelah empat tahun. Sebelum pindah ke Inter pada 2015, Perisic pernah merumput di Jerman bersama Borussia Dortmund (2011-2013) dan VfL Wolfsburg (2013-2015). Transfer Perisic sempat tak disepakati sebagian fans Bayern yang tak senang klub merekrut pemain yang usianya sudah 30 tahun. Pelatih Bayern Niko Kovac pun memberi pembelaan.

"Saya bisa mengonfirmasi bahwa dia (Perisic) ada di Munich hari ini. Meski demikian, saya rasa kritik untuknya itu tidak pada tempatnya, seolah-olah dia bukan pemain yang bagus. (Stefan) Effenberg juga datang ke sini ketika dia berusia 30 tahun dan memimpin tim ke (gelar) Liga Champions. Kita mesti berhenti cuma memperhatikan usianya, lihatlah apa yang para pemain ini telah capai sejauh ini dan bagaimana mereka bisa membantu kami sekarang," ungkapnya, dilansir Football Italia.

 


(Andika Primasiwi, DS/CN26)