• KANAL BERITA

Panpel Persis Siapkan Pengamanan Melekat ke PSIM

BANNER RAKSASA: Suporter PSIM Yogyakarta di tribun utara membentangkan banner raksasa saat mendukung PSIM melawan Martapura FC. (suaramerdeka.com / dok)
BANNER RAKSASA: Suporter PSIM Yogyakarta di tribun utara membentangkan banner raksasa saat mendukung PSIM melawan Martapura FC. (suaramerdeka.com / dok)

SOLO, suaramerdeka.com - Derby Mataram antara tuan rumah Persis Solo menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi Liga 2 musim 2019 di Stadion Wilis Madiun, Jumat (16/8) dipastikan berlangsung ketat. Masuk dalam kategori rawan karena sering terjadinya gesekan antara suporter kedua tim membuat panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persis menyiapkan pengamanan melekat kepada tim tamu.

“Pengamanan kepada tim PSIM ada penguatan. Sudah dikoordinasikan dengan pihak keamanan untuk dulur-dulur tim PSIM bahwa model pengamanannya melekat,” kata Ketua Panpel Persis Didik Daryanto, Selasa (13/8).

Didik mengungkapkan pengamanan melekat pada tim berjuluk Laskar Mataram dilakukan saat Christian ‘El Loco’ Gonzales dan kolega tiba di Kota Madiun. Termasuk saat menjalani  official traning  (OT) hingga hotel tempat tim menginap. “Pengamanan tidak hanya dari TNI-Polri tapi juga dari tim pengamanan internal panpel dan beberapa pihak keamanan dari suporter,” imbuhnya.

Karena tensi pertandingan yang cukup tinggi, ungkapnya, pihak panpel juga memperkuat pengamanan di dalam dan sekitar stadion. Tak tanggung-tanggung 350 personel gabungan juga disiagakan pada laga nanti. Personel keamanan gabungan dari TNI-Polri dan keamanan internal juga bakal mendapatkan dukungan personel keamanan dari Polda Jatim seandainya dibutuhkan.

“Maka dari itu kami minta teman-teman suporter PSIM untuk saat ini tidak perlu datang ke stadion dahulu. Apalagi laga ini nanti juga disiarkan langsung di salah satu tv swasta,” jelasnya.

Didik mengakui antusias publik Solo untuk laga nanti dipastikan besar. Dua kelompok suporter Persis, Pasoepati dan Surakartans bahkan berjanji siap memerahkan Stadion Wilis Madiun. “Kami cetak 13 ribu lembar tiket dari total kapasita stadion mencapai 15 ribu,” tegasnya.

Laga kedua tim memang bakal berlangsung ketat. Pemenang pada pertandingan nanti dipastikan akan menjadi juara paruh musim mengingat saat ini PSIM yang ada di puncak klasemen sementara Grup Timur dengan nilai 17 terus ditempel ketat dua saingan terdekatnya dengan selisih angka yang cukup kecil yaitu Persik Kediri dan Persis yang beriringan di tempat kedua dan ketiga.

“Walaupun nanti harus tanpa suporter, kami tetap fight, karena ini untuk menjaga harga diri PSIM,” tandas pelatih PSIM Aji Santoso yang pada pertandingan nanti dipastikan tak bisa menurukan Raphael Maitimo dan Hisyam Tolle itu.


(Gading Persada /CN26/SM Network)