• KANAL BERITA

Panpel PSS Siapkan Dua Layar Lebar di Area Stadion

DIKEPUNG: Gelandang PSS Sleman Haris Tuharea (12) dikepung dua rekannya dalam sesi uji lapangan di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (12/7). (suaramerdeka.com / dok)
DIKEPUNG: Gelandang PSS Sleman Haris Tuharea (12) dikepung dua rekannya dalam sesi uji lapangan di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (12/7). (suaramerdeka.com / dok)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Laga akbar akan tersaji pada pekan kedelapan Liga 1 musim 2019 antara tuan rumah PSS Sleman versus Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (13/7) malam. Panitia pelaksana (panpel) pertandingan PSS pun menyiapkan dua layar lebar di area stadion.

“Dua layar lebar kami tempatkan di dalam area stadion untuk mengantisipasi para penonton yang tidak kebagian tiket sebagai akses masuk ke tribun,” kata Ketua Panpel Pertandingan PSS, Tri Mulyanta, Jumat (12/7).

Mbah Mul, sapaan akrabnya, menyebut pihaknya belajar saat penyelenggaraan Piala Presiden tahun ini termasuk dari laga pembuka kompetisi kontra Arema FC dimana seluuh tiket terjual habis. Akibatnya tak sedikit penonton yang tak bisa masuk ke dalam tribun dan langsung memanfaatkan layar lebar itu untuk menyaksikan jalannya pertandingan.

“Sepertinya akan sold out seluruh tiket 32 ribu lembar yang kami cetak. Seperti online yang kami sediakan hanya 200 lembar sudah habis dalam kurun waktu lima menit. Kami sengaja mencetak minim tiket online sebagai antisipasi kalau suporter tamu ikut membeli lewat online,” jelasnya.

Panpel memang mengantisipasi betul kehadiran supoter Persebaya , Bonek Mania, seiring dengan tidak adanya kuota tiket bagi kelompok suporter tersebut. Meski begitu dari pantauan Suara Merdeka di lapangan, sudah cukup banyak Bonek Mania yang masuk ke Jogja bahkan berada di sekitar stadion. Mereka sudah terlihat sejak H minus dua pertandingan.

“Sebagai langkah antisipasi kami tambah personel keamanan dari TNI-Polri jika biasanya 750 personel maka untuk laga besok malam menjadi 1.200 termasuk seratus personel diantaranya dari keamanan internal,” kata dia.

Terpisah Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menyayangkan tidak ada kuota untuk Bonek Mania. Djanur mengatakan, selain kedekatan dua suporter selama ini, jarak Surabaya ke Sleman juga tidak terlalu jauh, sehingga sangat mungkin Bonek yang datang tidak sedikit. “Jarak Surabaya-Jogja tidak terlalu jauh, sayang sekali kalo mereka tidak boleh, karena kalau boleh pasti banyak yang datang mensupport kami. Jadi sangat disayangkan sekali,” sambung Djajang.

Dari kubu tuan rumah, arsitek PSS Seto Nurdiyantoro berharap trend positif pasukannya usai meraih kemenangan di pekan ketujuh dapat berlanjut. Absennya striker Persebaya Amildo Balde dalam laga nanti, dianggap Seto justru bukan keuntungan buat timnya. “Kalau dia absen tentu akan lebih sulit untuk mewaspadai pemain dari Persebaya lainnya,” tandas Seto.


(Gading Persada /CN26/SM Network)