• KANAL BERITA

Liga 3, Ajang Pemain Muda Unjuk Gigi

BERI SAMBUTAN: Ketua Umum Asprov PSSI DIY Ahmad Syauqi Suratno memberikan sambutan dalam pembukaan kompetisi Liga 3 DIY di Lapangan Berbah, Sleman. (suaramerdeka.com / Gading Persada)
BERI SAMBUTAN: Ketua Umum Asprov PSSI DIY Ahmad Syauqi Suratno memberikan sambutan dalam pembukaan kompetisi Liga 3 DIY di Lapangan Berbah, Sleman. (suaramerdeka.com / Gading Persada)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Kompetisi sepak bola amatir Liga 3 regional DIY resmi digelar kemarin petang. Ajang ini sendiri menjadi wadah bagi para pemain-pemain muda untuk unjuk gigi.

“Sesuai regulasi para pemain yang memperkuat tim harus berusia U-23 dan ditambah beberapa pemain senior. Ini jadi kesempatan bagus bagi pemain muda untuk unjuk kemampuan terbaik mereka,” papar Direktur Kompetisi Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY, Ediyanto disela-sela pembukaan Liga 3 DIY di Lapangan Gamelan, Berbah, Sleman, Jumat (12/7) petang.

Apa yang diutarakan Ediyanto beralasan. Sebab, hampir bisa dipastikan para pemandu bakat dari klub-klub lain kerap turun gunung ke ajang-ajang kompetisi amatir untuk mencari pemain-pemain berbakat.

“Banyak talent scouting tim-tim dari Liga 2 dan Liga 1 nasional sering memanfaatkan ajang seperti ini untuk mencari pemain muda potensial. Meskipun begitu, kami juga tak ketinggalan menurunkan tim pemandu bakat karena nanti muaranya kompetisi ini kan pembinaan untuk pembentukan tim sepak bola DIY,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Sekjen Asprov PSSI DIY Armando Pribadi yang mengharapkan kompetisi Liga 3 DIY bisa menjadi contoh penyelenggaraan di daerah lainnya. “Kami ingin berikan contoh bagaimana penyelenggaraan kompetisi yang profesional,” sambung Armando. 

Pada Liga 3 DIY musim ini, total diikuti delapan tim. Mereka yakni Rajawali Gunungkidul, Protaba Bantul, Persikup Kulon Progo, Sleman United, JIF, UAD FC, HW UMY dan Tunas Jogja. Delapan tim tersebut dibagi dalam dua grup dan akan melaksanakan kompetisi penuh dengan sistem home away, termasuk di babak empat besar nanti.

Tahun ini ada lima klub yang absen yakni Persig Gunungkidul, PS Gama, Gelora Handayani, Satria Adikarta, UNY FC dengan alasan beragam mulai dari ketidakadaan pendanaan hingga evaluasi kepengurusan internal. 

"Kepada pemain perangkat pertandingan offisial. Mari jaga bersama kualitas kompetisi itu dari jalannya. Kami recovery lagi mulai dari teknis dan manajemen sepak bola di DIY. Dari lapangan desa kami berangkat untuk kepentingan bangsa," ungkap Ketua Umum Asprov PSSI DIY Ahmad Syauqi Suratno saat pembukaan.

Sebagai laga pembuka mempertemukan UAD FC dengan Sleman United yang dimenangkan juara bertahan Sleman United dengan skor 1-0 lewat gol yang dicetak M Nur Ridwan menit 33.


(Gading Persada /CN26/SM Network)