• KANAL BERITA

Luncurkan Tim, PSIM Gandeng Empat Sponsor Skala Nasional

JERSEY BARU: Lima jersey terbaru PSIM Yogyakarta diperkenalkan ke publik saat acara launching tim PSIM di Pendapa Balaikota Yogyakarta. (suaramerdeka.com / Gading Persada)
JERSEY BARU: Lima jersey terbaru PSIM Yogyakarta diperkenalkan ke publik saat acara launching tim PSIM di Pendapa Balaikota Yogyakarta. (suaramerdeka.com / Gading Persada)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - PSIM Yogyakarta resmi meluncurkan tim yang bakal tampil pada kompetisi Liga 2 musim 2019. Dalam peluncuran tim sekaligus jersey di Pendapa Balaikota Yogyakarta, Selasa (18/6) malam, Laskar Mataram juga memperkenalkan empat sponsor berskala nasional yang akan mendukung tim selama satu musim kompetisi itu.

Keempat perusahaan yang mensupport PSIM adalah produk lampu Renesola, produk minuman herbal Tolak Angin, perusahaan peralatan rumah tangga Maspion dan produk air mineral dalam kemasan Le Minerale.

CEO PT PSIMJ Jaya Bambang Susanto mengatakan keberadaan sponsor besar sebuah klub sepakbola merupakan hal yang sangat bagus. Hal itu menjadi bukti kepercayaan kepada PSIM sebagai klub yang sehat dan memiliki semangat baru. “Tim dan sponsor menjadi satu kesatuan untuk mewujudkan target promosi Liga 1,” imbuh dia.

Peluncuran skuat Laskar Mataram tersebut dikemas secara sederhana serta mengedepankan nuansa religi lantaran tengah berkabung pascaberpulangnya media officer PSIM, Rob Sumiarno, akhir pekan alu (15/6). Selain memperkenalkan seluruh penggawanya, PSIM Yogyakarta sekaligus memperlihatkan deretan jersey yang hendak dikenakan, untuk mengarungi musim ini.

Yakni, jersey home berwana biru, away berwarna putih, kemudian tiga jersey untuk penjaga gawang yang terdiri dari ungu, orange, dan abu-abu. Semua jersey yang dirilis begitu kental akan nuansa retro atau klasik mengadopsi jersey PSIM era 2005 silam. Motif batik parang pun tetap terpampang meskipun terlihat samar.  'Spirit of 2005' merujuk pada keberhasilan PSIM Yogyakarta promosi sekaligus merengkuh gelar juara Divisi I PSSI (saat ini setara dengan Divisi Utama/Liga 2) menjadi tema yang diusung kali ini.

Ketua Dewan Pembina PSIM Yogyakarta, Haryadi Suyuti cukup yakin musim ini Laskar Mataram bisa promosi ke Liga 1 terlebih menukik  Hal tersebut bukanlah pepesan kosong. Karena bila ditilik sejarahnya, PSIM Yogyakarta merupakan klub yang memiliki sejarah panjang dalam persepakbolaan Indonesia. “Peluncuran PSIM reborn menandakan perdamaian di antara suporter,” sambung Wali Kota.

Tidak hanya itu, Wali Kota Jogja ini menyatakan bahwa PSIM sudah bisa menggunakan Stadion Mandala Krida atas restu Gubernur DIY Hamengku Buwono X.  "Ngarsa dalem berpesan kepada supporter untuk menghentikan pertikaian. Ini momentum mambawa nama baik PSIM dan Jogja berbuat banyak di sepakbola,” ungkap orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta itu.

Musim ini Laskar Mataram berkekuatan 28 pemain dengan diperkuat dua pemain naturalisasi berlabel bintang, yakni Cristian Gonzales dan Raphael Maitimo. Bukti keseriusan promosi ke Liga 1, manajemen juga menggandeng juru taktik timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri sebagai konsultan dengan fokus pada pembinaan usia muda.  “Tidak ada target pribadi seperti mencetak gol berapa jumlahnya. Yang penting PSIM bisa juara dan promosi ke Liga 1,” tandas Gonzales.


(Gading Persada /CN26/SM Network)