• KANAL BERITA

Dukungan kepada Antasari Muncul

Calon Ketua Umum PSSI

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan
Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dukungan kepada Antasari Azhar menjadi calon Ketua Umum PSSI pada Kongres Luar Biasa (KLB) pada Juli mendatang muncul. Mantan Ketua KPK itu dinilai sebagai sosok yang punya komitmen tinggi dan punya pengalaman manajemen yang baik. Sebagai mantan pemimpin lembaga anti korupsi itu, Antasari diyakini membawa PSSI menjadi lembaga yang bersih dan berwibawa.

Salah satu yang mendukung Antasari adalah Asosiasi Kota (Askot) PSSI Semarang. ''Kami mendukung Antasari Azhar menjadi ketua umum PSSI, mengingat kondisi kepengurusan PSSI saat ini tampak carut marut. Dengan pengalamannya sebagai pimpinan KPK, serta memahami masalah sepak bola, kami berharap Antasari Azhar juga bisa membersihkan sepak bola Indonesia dari mafia,'' kata Ketua Umum Askot PSSI Semarang Supriyadi di Semarang, Kamis (13/6).

Supriyadi tak mempermasalahkan pria asal Pangkal Pinang, Babel itu pernah masuk bui. Antasari masuk penjara bukan karena persoalan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ketua DPRD Kota Semarang itu mengajak seluruh voters untuk mendukung pria 66 tahun itu. Sekarang ini saatnya membangun PSSI sebagai organisasi olahraga seutuhnya dan menciptakan prestasi timnas yang membanggakan.

"Sebenarnya Pak Antasari punya pengalaman di organisasi olahraga. Ini yang membuat kami yakin mendukung dia menjadi ketua umum. Sehingga pembinaan bisa sampai ke daerah-daerah, jangan hanya fokus pada pusat saja. Pengurus PSSI baru nanti harus bisa menggandeng semua <I>stake holder<P> seperti klub dan Askot PSSI di daerah," tandasnya.

Melalui website  www.change.org , sejumlah organisasi suporter dan asosiasi PSSI di daerah telah menanda tangani petisi dukungan kepada Antasari Azhar untuk menjadi Ketua Umum PSSI yang baru. Menurut Supriyadi, jabatan Ketua Umum PSSI jangan dibiarkan lama kosong. Karena akan memengaruhi jalannya roda organisasi ke depannya. "Banyak agenda internasional yang akan dihadapi seperti SEA Games. Jadi harus segera bergerak dan memilih ketua umum yang baru," tandasnya.


(Krisnaji Satriawan /CN26/SM Network)