• KANAL BERITA

Kemarahan pada Tuchel Disebut Pemicu Spekulasi Masa Depan Mbappe

Foto: C Gavelle / PSG
Foto: C Gavelle / PSG

PARIS, suaramerdeka.com - Kemarahan pada Thomas Tuchel ditengarai jadi penyebab kenapa Kylian Mbappe mengirim sinyal bisa meninggalkan Paris St. Germain di musim panas. Le Parisien menyebut, Mbappe ngambek karena Tuchel tidak menurunkan dia di pertandingan melawan Strasbourg dan Nantes sehingga gagal mengejar Lionel Messi dalam perburuan Sepatu Emas Eropa.

Sekadar informasi, megabintang Barcelona itu merebut status pemain tertajam di lima liga top Eropa musim 2018/19 setelah menceploskan 36 gol, mengungguli Mbappe di posisi kedua (32 gol). Mbappe dan Tuchel juga disebut tidak memiliki hubungan yang bagus. Namun, komentar Mbappe tidak berkaitan dengan hubungan mulus antara Tuchel dengan Neymar ataupun dengan PSG.

Sebelumnya, bintang muda Prancis itu melontarkan pernyataan bahwa dirinya menginginkan tanggung jawab yang besar, baik di PSG maupun klub lain. Sontak, Mbappe langsung dengan klub-klub lain, terutama Real Madrid.

PSG langsung buru-buruk meredam spekulasi masa depan Mbappe dengan menyebut sang pemain tidak akan ke mana-mana di musim depan. Di sepanjang musim 2018/19, Mbappe tampil sensasional dengan mengemas total 38 gol dan 17 assist dalam 42 penampilan.


(Andika Primasiwi, DS/CN26)