• KANAL BERITA

Kalah Telak, Spalletti Akui Inter Milan Tampil di Bawah Standar

Foto: Inside Foto
Foto: Inside Foto

NAPLES, suaramerdeka.com - Usai kalah telak dari Napoli, pelatih Inter Milan Luciano Spalletti mengakui timnya melakukan sejumlah kesalahan dan tampil di bawah standar. Namun begitu, segala sesuatunya diakui Atalanta, masih ada di tangan mereka.

"Kami memulai laga dengan baik, lalu membuat kesalahan-kesalahan teknik saat membangun permainan dari belakang, yang mana jadi penyebab kami kebobolan. Dari saat itu, kami tak mengoper dengan baik," ungkapnya kepada Sky Sport Italia.

Bertandang ke San Paolo, Inter kalah telak 1-4 setelah gol dari Piotr Zielinski, Dries Mertens dan Fabian Ruiz (dua gol) hanya bisa dibalas sekali melalui penalti Mauro Icardi. Hasil ini membuat posisi Inter di empat besar terancam karena kini dilewati Atalanta, yang di pertandingan lain berimbang kontra Juventus. Sama-sama mengoleksi 66 poin, Inter kalah head to head dari tim besutan Gian Piero Gasperini tersebut.

Bahkan, posisi mereka terancam oleh AC Milan di posisi lima yang cuma berjarak satu poin saja. Alhasil Inter mesti menang lawan Empoli di partai terakhir musim ini jika tak ingin terlempar dari empat besar.

"Kami tak bisa menemukan jalur yang tepat dan mereka menekan kami. Kami tampil buruk ketimbang di laga-laga yang lain. Kalah dari Napoli itu bisa saja terjadi, tapi bukan seperti ini. Laga berikutnya benar-benar final. Kami tak boleh menjalaninya dengan salah," ujar Spalletti.

Milan akan menghadapi SPAL di pertandingan terakhirnya, yang relatif mudah karena posisi sang lawan sudah aman dan tak lagi mengejar apapun. Sementara lawan Inter, Empoli - di posisi 17, masih butuh mengamankan posisi dari zona merah karena berpeluang disalip Genoa.

"Saya sudah pernah berada di situasi-situasi seperti ini. Kami harus menjaga pikiran tetap jernih, mengevaluasi segala sesuatu dengan benar. Tim tampil buruk malam ini, mereka kecewa, karena tahu itu bukan penampilan yang bagus. Kami masih memegang nasib sendiri dan masih perlu memenangi laga terakhir," imbuh Spalletti.


(Andika Primasiwi, DS/CN26)