• KANAL BERITA

Tuchel Tak Yakin PSG Bisa Kalahkan Man United di Old Trafford

Foto: Getty Images
Foto: Getty Images

MANCHESTER, suaramerdeka.com - Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel tak yakin pasukannya bisa menang atas Manchester United di Old Trafford. Maklum, PSG datang ke markas MU dengan kondisi pincang.

"Peluangnya adalah 50-50 selama 180 menit. Tapi jika dihitung besok saja, tim kandang (diuntungkan). Saya tidak terlalu yakin (akan laga di Old Trafford). Tapi jika dibandingkan selama 180 menit, leg kedua di Paris, kami sangat kuat di Parc des Princes. Namun sekali lagi peluangnya 50-50. Laga akan ditentukan hal detail. Anda mendapat kartu kuning atau merah, semua bisa berubah. Laga akan ketat," ungkap Tuchel pada konferensi pers yang dilansir Manchester Evening News.

Dalam leg pertama babak 16 Liga Champions, PSG akan melawat lebih dulu ke Old Trafford, Rabu (13/2) dini hari. Saat ini, MU dalam performa bagus sejak diasuh Ole Gunnar Solskjaer, usai meraih 10 kemenangan dan satu kali imbang di semua kompetisi.

Diakui Solskjaer, MU menghadapi PSG di momen dan waktu yang tepat. Dengan kondisi itu, Tuchel merasa pesimistis Les Parisiens bisa mendapat hasil maksimal di Old Trafford terutama karena badai cedera yang menghantam lini serangnya, Neymar dan Edinson Cavani jadi korbannya.

"Kondisi benar-benar berbeda (sekarang). Mereka bermain dengan kepercayaan diri tinggi, mencetak banyak gol, dan kerap unggul banyak dalam waktu cepat. Itu adalah rentetan hasil impresif dan bermain di Old Trafford melawan MU pada momen ini menjadi salah satu tantangan terberat yang bisa Anda hadapi. Tapi, kami berada dalam kondisi bagus ketika mengakhiri fase grup. Kemudian ada undian dan semua berubah dengan cepat," kata Tuchel.

Tuchel tahu benar MU tampil dan ini akan menjadi ujian berat buat PSG yang selama ini kerap dianggap jago kandang. Maka itu Tuchel meminta para pemainnya untuk bisa tampil semaksimal mungkin. "Saya sempat berkata 'mari bicarakan ini di bulan Februari karena akan jadi tantangan berat, karena skuat (MU) sedang bagus-bagusnya. Besok bakal jadi tantangan luar biasa," tutup mantan pelatih Borussia Dortmund itu.


(Andika Primasiwi, DS/CN26)