• KANAL BERITA

Dikontrak Dua Tahun Bikin Aldaier Nyaman

AKSI ALDAIER: Aksi penyerang PSIS Semarang, Aldaier Makatindu saat dibayangi bek Persib Bandung, Tony Sucipto. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)
AKSI ALDAIER: Aksi penyerang PSIS Semarang, Aldaier Makatindu saat dibayangi bek Persib Bandung, Tony Sucipto. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)

MANADO, suaramerdeka.com - PSIS Semarang resmi mempertahankan striker mereka musim lalu, Aldaier Makatindu dengan durasi kontrak dua tahun pada Jumat (1/2) kemarin. Andalan lini depan Laskar Mahesa Jenar sejak babak 16 besar Liga 2 2017 ini merasa nyaman dengan kontrak berdurasi panjang tersebut. 

Aldaier menjadi pemain lama ke-13 yang kembali berbaju biru-biru mulai musim ini. Sebelumnya ada Joko Ribowo, Ibrahim Conteh, Fauzan Fajri, Rio Saputro, Frendi Saputra, Komarodin, Akbar Riansyah, Bayu Nugroho, Jandia Eka Putra, Hari Nur Yulianto, Safrudin Tahar, dan M Yunus.  Mantan pemain Pusamania Borneo FC ini juga menjadi pemain lama kedelapan yang dikontrak dua musim. Hal serupa diteken Fauzan, Rio, Frendi, Komar, Jandia, Hari Nur, dan Tahar. 

Adapun PSIS sudah melepas delapan pemainnya. Mereka yakni Haudi Abdillah, Petar Planic, Bruno Silva, Gustur Cahyo, M Widya Wahyu, Hafit Ibrahim, Melcior Leideker, dan Nerius Alom.  Aldaier juga menjadi pemain yang ditunggu-tunggu kabarnya selain Gilang Ginarsa dan Sendri Johansyah yang hingga akhir Januari belum menemui kata sepakat.

''Memutuskan untuk menerima kontrak dua tahun di PSIS karena saya merasa nyaman. Apalagi teman-teman juga banyak yang kontraknya juga diperpanjang dengan durasi serupa. Selain itu juga coach Jafri Sastra juga akan menangani tim hingga dua musim ke depan. Jadi  tidak perlu banyak adaptasi lagi dengan skuad karena banyak yang masih ada di PSIS hingga 2020,'' kata Aldaier saat dihubungi kemarin.

Pemain kelahiran Jakarta 26 tahun silam ini, selema di Liga 1 2018 bermain 20 kali. Namun hanya satu <I>assist<P> dia catatkan bagi Laskar Mahesa Jenar sepanjang musim. Yakni saat Bruno Silva mencetak gol kemenangan atas Sriwijaya FC di pekan ke-27. Adapun di Liga 2 2017, Aldaier menyumbang dua gol dan ikut meloloskan PSIS ke Liga 1.

''Saya berharap bisa lebih berkembang di tahun ini di PSIS. Mudah-mudahan juga bisa membantu klub semakin berprestasi dari tahun ke tahun. Berada di PSIS yang mempertahankan saya, menjadi motivasi dan komitmen untuk konsisen memberi yang terbaik,'' lanjut Aldaier.

Lantas kapan mantan pemain tim nasional Indonesia U-23 di era 2013 ini akan merapat ke Semarang? Mengingat beberapa pemain juga belum merapat meski sudah dikontrak seperti Conteh, Jandia, Tahar dan Yunus. ''Sesuai klausul kontrak saya datang saat persiapan tim untuk Liga 1 2019. Kemungkinan paling cepat akhir Februari. Untuk membela PSIS di 32 besar Piala Indonesia mungkin belum bisa datang karena waktunya mepet,'' tandas Aldaier.

Babak 32 besar Piala Indonesia PSIS melawan Persibat di Stadion dr H Moch Soebroto akan digelar pada Selasa (5/2) mendatang. Menurut surat edaran dari PSSI nomor 171/AGB/45/I-2019 tertanggal 4 Januari yang diterima PSIS, pertandingan di Kota Magelang itu menjadi  leg  pertama kedua tim yang sebelumnya disebut  leg  kedua. 

Selanjutnya leg  kedua hasil perubahan diisi dengan laga Persibat menjamu PSIS yang merupakan pengunduran jadwal pada 28 Januari lalu karena  force majeure . Pertandingan yang akan digelar di Stadion Moch Sarengat Batang ini akan diselenggarakan pada 8 Februari mendatang. Meskipun ada beberapa pemain yang belum merapat, Asisten Pelatih PSIS, Widyantoro bersama Dwi Setyawan berusaha sebaik mungkin melakukan persiapan di ajang itu. Jumat kemarin PSIS menggelar laga melawan PS Unika.


(M Alfi Makhsun/CN26/SM Network)