• KANAL BERITA

Piatek Diklaim Merapat ke AC Milan Rabu Mendatang

Foto: Federico Gaetano
Foto: Federico Gaetano

GENOA, suaramerdeka.com - Krzysztof Piatek kemungkinan besar akan merapat ke AC Milan pada hari Rabu (23/01) besok. Seperti diklaim pihak Genoa, Milan sudah membayar 40 juta euro untuk memboyong bomber asal Polandia itu, dengan cara mencicil.

"Negosiasi sambil bermain adalah masalah. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit melawan Milan. Kami mengadakan pertemuan dengan Rossoneri dan kami telah memutuskan untuk bertemu setelah pertandingan untuk berbicara tentang Piatek," ucap Sporting Director Genoa, Giorgio Perinetti kepada Radio Anch'io Sport.

Piatek juga disebut sudah menerima tawaran kontrak dari Milan, yang akan mengontraknya selama lima tahun ke depan. Mendapat gaji 35 ribu euro, pada musim depan gajinya secara otomatis naik menjadi 40 ribu euro. Milan memilih memboyong Piatek usai tak puas dengan performa Gonzalo Higuain, yang kebetulan juga diminati oleh Chelsea dan akan diboyong ke Stamford Bridge dalam waktu dekat.

Perinetti kemudian membeberkan bahwa mungkin saja dalam dua hari ke depan Piatek akan segera merapat ke San Siro. “Kami telah meletakkan kartu kami di atas meja. Dalam 48 jam ke depan kita akan sampai pada kesimpulan. Bisakah ia tampil dengan baik di Milan? Saya harap begitu, dengan Milan atau bersama kami. Kita lihat saja nanti," tuturnya.

Giorgio kemudian mengatakan bahwa Piatek adalah pemain yang sangat berkualitas. Jadi wajar apabila para fans merasa geram pihak Genoa bersedia melepasnya begitu cepat. Menurutnya, Piatek harus menemukan pelatih tepat agar bisa bersinar. Maklum ketajaman sang striker berkurang ketika Genoa mendepak pelatih Davide Ballardini.

"Ia sangat baik untuk diajak bekerja sama dan ia memiliki kemampuan teknis yang hebat. Penggemar yang tidak bahagia? Sepakbola bekerja seperti ini. Genoa menemukan Piatek, tetapi juga Kouame dan talenta lainnya. Kami harus membuat keputusan sebagai direktur. Kami juga harus mempertimbangkan ia pemain seperti apa yang akan kami miliki di catatan kami jika kami mengatakan 'tidak'. Ketika Ballardini pergi, Piatek terpengaruh karena ia hanya mencetak satu gol dalam delapan pertandingan..."


(Andika Primasiwi, DS/CN26)