• KANAL BERITA

PSIS Terus Jajaki Enam Pilar Musim Lalu

Bayu Nugroho Sepakat Bertahan

AKSI BAYU: Aksi penyerang asal Solo, Bayu Nugroho (kiri) saat membela PSIS Semarang bertanding dalam laga Liga 1 2018. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)
AKSI BAYU: Aksi penyerang asal Solo, Bayu Nugroho (kiri) saat membela PSIS Semarang bertanding dalam laga Liga 1 2018. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Enam pemain pilar PSIS Semarang di Liga 1 2018 terus dijajaki manajemen klub setempat, untuk kembali memperkuat tim di kompetisi baru tahun ini. General Manager PSIS, Wahyoe Winarto optimistis penjajakan tersebut segera menemui hasil. Diharapkan hal itu bisa dilakukan sebelum  head coach  Jafri Sastra menggelar pemusatan latihan yang rencana dilakukan pekan depan. 

Pria yang akrab disapa Liluk ini, berharap kerangka tim sudah bisa terbentuk sebelum PSIS meghadapi Persibat Batang di pertandingan leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia. Laga ini rencana dilakukan di Stadion Moch Sarengat pada 28 Januari nanti.

''Kami secara intensif melakukan komunikasi dengan pemain lama. Yang membuat negosiasi belum selesai kaena masih membahas nilai dan durasi kontrak. Sebab PSIS ingin pemain yang bertahan dikontrak minimal dua tahun dan beberapa ingin satu tahun saja,'' kata Liluk kemarin.

Tercatat hingga pertengahan Januari ini masih Lakar Mahesa Jenar baru berhasil mempertahankan dua pemain yang kerap menjadi pemain inti. Mereka yakni Ibrahim Conteh yang kontraknya berlaku 2018 hingga 2019 ini dan Bayu Nugroho yang sepakat bertahan satu musim pada Kamis (17/1) kemarin. Adapun PSIS sudah mendepak Petar Planic yang menjadi andalan lini belakang musim lalu dan gagal mendapatkan kata sepakat dari Haudi Abdillah serta Bruno Silva yang hijrah ke klub lain di tahun ini.

Sementara itu, nama-nama yang sudah dipertahankan yakni Joko Ribowo, Fauzan Fajri, Rio Saputro, Frendi Saputra, dan Komarodin kerap dimainkan sebagai pelapis. PSIS saat ini masih mendapatkan kesepakatan dari enam pilarnya yakni Jandia Eka Putra, Gilang Ginarsa, Safrudin Tahar, Nerius Alom, M Yunus, dan Hari Nur Yulianto.

''Kalau Yunus, Tahar, Hari Nur bisa dibilang pasti ikut PSIS. Jandia dan Gilang pemain yang selama ini kami diskusikan soal durasi kontrak. Satu persatu akan kami rilis, sabar saja,'' ungkap Liluk.

Selain pemain lama PSIS, dia juga mengungkapkan pihaknya juga hampir mendapatkan kata sepakat dari beberapa pemain Liga 1 musim lalu. Sebut saja Ganjar Mukti, Septian David Maulana, dan Wallace Costa. ''Pemain baru ini kemungkinan baru setelah kongres PSSI dan leg pertama melawan Persibat, kami umumkan hasilnya. Intinya, pemain seperti Ganjar sudah hampir pasti di PSIS dan kami sudah  kula nuwun ke TNI AD,'' tandas Liluk

Sementara itu, Bayu Nugroho sangat senang bisa kembali menjadi bagian dari klub kebanggaan Kota ATLAS ini. Dia ingin di musim baru nanti memperbaiki catatan gol dan asisstnya pada musim lalu. Pemain berusia 26 tahun ini di Liga 1 2018 mampu mencetak lima gol dan lima  assist  dalam catatan waktu 2.420 menit bermain. 

'' Insya Allah , saya akan berusaha semaksimal mungkin. Saya berharap bisa lebih baik dari musim kemarin. Lebih baik secara pencapaian prestasi untuk diri pribadi maupun lebih baik dalam membawa prestasi bagi PSIS,'' kata pemain bernomor punggung 92 ini.

Di hari yang sama, PSIS juga secara resmi mengumumkan tidak akan diperkuat pelatih kiper asal Australia, Andrew Keith Peterson. Pria yang akrab disapa Andy ini menjajaki komunikasi untuk bergabung dengan Bali United. Adapun sebagai penggantinya, I Komang Putra ditunjuk sebagai pelatih kiper PSIS.


(M Alfi Makhsun/CN26/SM Network)