• KANAL BERITA

Pemecatan Memang Tak Bisa Dihindari Jose Mourinho

Foto: UEFA.com
Foto: UEFA.com

MANCHESTER, suaramerdeka.com - Jose Mourinho disebut Jamie Carragher memang tak bisa menghindari pemecatan, jika menilik tanda-tanda di awal musim. Usai start buruk musim ini, Mourinho akhirnya didepak sebagai manajer MU.

"Saya pikir Anda harus kembali ke awal musim, saya saat itu berpikir tak terhindarkan lagi, Jose Mourinho takkan jadi manajer di musim berikutnya. Ada banyak masalah antara dia dengan direksi dan jelas dengan nama-nama besar di skuat, ada penurunan besar dalam hal hubungan," ujar kks bek tim nasional Inggris dan Liverpool itu dikutip Sky Sports.

Di bawah asuhan Mourinho musim ini, MU tercecer di posisi enam Premier League dengan baru mengumpulkan 26 poin dari 17 pekan. The Red Devils sudah tertinggal 19 poin dari Liverpool di puncak klasemen, tim yang juga baru mengalahkan mereka 1-3,. Bahkan dengan Chelsea di posisi empat saja, MU tertinggal 11 poin.

Sejak awal musim, ujar Carragher, gelagat pemecatan sudah terbaca. Protes-protes Mourinho ke manajemen soal transfer, lalu kritiknya terhadap Anthony Martial dan Antonio Valencia di pramusim, juga ribut-ribut dengan Paul Pogba, menunjukkan ada atmosfer kurang enak.

"Itu semua terlihat jelas: mencopot jabatan kapten dari Paul Pogba setelah sempat menunjuknya. Terlihat bahwa masanya menuju akhir sejak musim masih sangat awal. Itu bahkan sebelum satupun bola (kompetitif) ditendang. Lalu Anda melihat hasil-hasil dan performa tim, tidak sedikitpun dekat dengan yang diharapkan Manchester United. Skuat yang dipunyai memang bukan yang terhebat di sejarah United, tapi jelas tak seharusnya tertinggal sejauh ini dari tim-tim yang menantang gelar," tandasnya.


(Andika Primasiwi, DS/CN26)