• KANAL BERITA

Musim Cemerlang di Karir Bayu

DIKEPUNG LAWAN: Aksi gelandang PSIS Semarang, Bayu Nugroho (tengah) saat dikepung dua pemain Persipura Jayapura. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)
DIKEPUNG LAWAN: Aksi gelandang PSIS Semarang, Bayu Nugroho (tengah) saat dikepung dua pemain Persipura Jayapura. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)

SEMARANG, suaramerdeka.com -Tampil bersama PSIS di 33 pertandingan dari total 34 laga Liga 1 2018, menjadi musim yang cemerlang bagi Bayu Nugroho. Gelandang yang hijrah dari Persis Solo ke klub kebanggaan Kota ATLAS ini sanggup mencatatkan statistik pribadi yang mampu mengangkat PSIS ke posisi 10 klasemen akhir.

Bayu di musim ini mampu mencetak lima gol dan lima  assist  dalam catatan waktu 2.420 menit bermain. Meski begitu pemain berusia 26 tahun ini merasa belum puas dengan apa yang dia capai di debut pertamanya berlaga di kompetisi tertinggi liga Indonesia itu. ''Saya ingin terus meningkatkan kemampuan di lapangan. Apalagi bagi saya, ini musim perdana di Liga 1. Apa yang saya dapatkan tentu jadi pengalaman yang luar biasa untuk musim depan,'' kata Bayu.

Kerap dimainkan sebagai penyerang sayap dan gelandang, torehan yang dia raih terbilang produktif sebagai pemain debutan. Bahkan gol-golnya kerap menjadi penentu bagi PSIS.

Seperti saat hampir memenangkan laga melawan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan pada pekan ke-32 lalu. Gol kelimanya di Liga 1 itu yang membuat Laskar Mahesa Jenar di menit ke-66 membuat timya unggul 2-1. Namun di menit-menit akhir, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan lewat sepakan penalti dan laga berakhir imbang 2-2.

Lalu di pekan ke-29 saat PSIS menang dengan skor 2-1 atas Arema FC di Kota Magelang. Bayu membuka keunggulan skuad asuhan Jafri Sastra di menit ke-26. ''Saya bersyukur juga bisa cepat melakukan adaptasi di PSIS.  Alhamdulillah , kami bisa  finish  di 10 besar sesuai target awal musim,'' lanjut Bayu.

Terkait kunci kegemilangannya di Liga 1, Bayu menyebut banyak hal yang membantu performa sepanjang musim. Satu di antaranya fokus dalam menjalankan semua instruksi pelatih. ''Saya hanya berusaha menerapkan apa yang pelatih instruksikan dalam latihan dan pertandingan. Selain itu disiplin, tanggung jawab, dan banyak mendekatkan diri ke yang Maha Kuasa dan berdoa,'' ungkapnya.

Saat ini Bayu sedang menikmati liburan bersama keluarganya. Dia masih enggan untuk membicarakan musim depan meski termasuk dalam 60 persen pemain yang akan dipertahankan PSIS musim ini.


(M Alfi Makhsun/CN26/SM Network)