• KANAL BERITA

CEO PSIS Ingin Kumpulkan Pemain Terbaik Jateng

AKSI YUNUS: Aksi gelandang PSIS Semarang, M Yunus saat berlaga melawan Persipura Jayapura di pekan ke-33 Liga 1 2018 di Stadion dr H Moch Soebroto Kota Magelang. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)
AKSI YUNUS: Aksi gelandang PSIS Semarang, M Yunus saat berlaga melawan Persipura Jayapura di pekan ke-33 Liga 1 2018 di Stadion dr H Moch Soebroto Kota Magelang. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Terkait pemain baru, CEO PSIS Alamsyah Satyanegara Sukawijaya ingin mengumpulkan pemain terbaik di Jateng yang berlaga di Liga 1. Pada Liga 1 2018, PSIS sudah berhasil mendatangkan kiper asal Demak, Joko Ribowo yang malang melintang di jagad kompetisi teratas negeri ini.

Jika melihat peta persebaran pemain Jateng di Liga 1 ada, Muhammad Ridho (Pekalongan) di Pusamania Borneo FC, AwancSetho (Semarang) di Bhayangkara FC, Ravi Murdianto (Grobogan) di Madura United, Fredyan Wahyu (Solo) di PSMS Medan,  Ricky Fajrin Saputra (Semarang) di Bali United, Bayu Pradana (Salatiga) dan Septian David Maulana (Semarang) yang ada di Mitra Kukar

"PSIS sebagai tim asal Jateng, tentu juga ingin memaksimalkan potensi putra daerah. Apalagi banyak pemain Jawa Tengah dengan kualitas bagus bertebaran di Liga 1. Namun bukan berarti kami menjadi satu-satunya peminat. Usai kompetisi ini memang akan banyak pemain yang dilirik klub, kami akan pantau dinamika yang ada. Termasuk pemain kami yang juga diminati klub lain karena bermain bagus musim ini," ungkap pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi tersebut.

Selain masalah pemain, terkait bisnis PSIS juga melakukan langkah strategis. PSIS juga terus melakukan komunikasi dan pendekatan dengan calon sponsor maupun perusahaan yang ingin menjali kerja sama  partnership  untuk menunjang perjalanan tim musim depan.

Nilai tawar klub asal Kota ATLAS ini juga makin bagus setelah  mampu bercokol di peringkat ke-10 di akhir musim. Yoyok optimistis beberapa sponsor bisa digaet untuk bekerja sama dengan PSIS di musim depan. "Kalau sponsor, saya kira nanti akan jauh lebih besar daripada musim ini. Kami sudah negoisasi dengan sponsor lama juga, sudah masuk dalam tahapan hampir kesepakatan. Kalau deal belum sebab biasanya itu kan awal tahun, tapi komunikasi sudah dilakukan," tandas Yoyok.

Baru-baru ini PSIS juga membuka lowongan bagi marketing dan sales officer di manajemen yang akan ditutup pendaftarannya pada 15 Desember ini. Hal ini merupakan terobosan baru bagi PSIS yang berambisi semakin memajukan bisnis di samping prestasi di lapangan.

PSIS sendiri memasang target dalam dua bulan mendatang alias di Februari 2019, skuad yang akan berlaga di Liga 1 2019 sudah terbentuk. Hal ini sebagai wujud keseriusan manajemen klub setelah akan memperpanjang kontrak tim pelatih selama dua tahun dan menargetkan berada di delapan besar musim depan.


(M Alfi Makhsun/CN26/SM Network)