• KANAL BERITA

Dikalahkan Malaysia, Langkah Indonesia Tersendat

AFF Futsal Championship 2018

KECOH: Pemain Timnas Indonesia Andriyansyah 'Runtuboi' mengecoh kiper dan pemain Malaysia lainnya pada laga Grup A AFF Futsal Championship 2018 di GOR UNY, Sleman. (suaramerdeka.com / Dananjoyo Kusumo)
KECOH: Pemain Timnas Indonesia Andriyansyah 'Runtuboi' mengecoh kiper dan pemain Malaysia lainnya pada laga Grup A AFF Futsal Championship 2018 di GOR UNY, Sleman. (suaramerdeka.com / Dananjoyo Kusumo)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Langkah Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk segera lolos semifinal AFF Futsal Championship 2018 tersendat setelah takluk dari Timnas Futsal Malaysia, 5-7 pada match day kedua di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, Selasa (6/11). Malaysia pun akhirnya menjadi tim pertama wakil Grup A yang lolos empat besar.

"Kami bermain di bawah tekanan ribuan suporter, ternyata kami berhasil mengatasinya dengan kemenangan ini," tutur pelatih Timnas Futsal Malaysia Chiew Chun Yong saat sesi jumpa pers usai laga, siang tadi. 

Timnas Malaysia memang tampil tenang sepanjang laga meski ribuan suporter tuan rumah terus menekan mereka. Sebaliknya, dukungan ribuan suporter yang memadati venue justru menjadi semacam bumerang bagi Sunny Rizky Suhendra dan kolega. Mereka tampil nervous sehingga banyak melakukan kesalahan-kesalahan mendatar.

Hasilnya gawang Indonesia yang dikawal Muhammad Nazil Purnama harus kebobolan tiga gol tim lawan yang dicetak Mohammad Ridzwan Bin Bakri menit pertama, lalu Saiful Nizam Bin Mohd Ali (menit kedua) dan bunuh diri Mochammad Iqbal Rahmatullah (6'). Ketiga gol berawal dari bola mati yang disebabkan pelanggaran pemain Indonesia di lini pertahanan sendiri.

Usai time out pertama, Indonesia bangkit. Tiga gol berturut-turut mampu dicetak anak asuh Kensuke Takahashi itu melalui Andri Kustiawan (7'), M Subhan Faidasa (8') dan Syauqi Saud (13'). Bahkan Indonesia berbalik unggul 4-3 lewat gol Andriansyah 'Runtuboi' (18') sebelum gol Mohd Awalludin semenit kemudian menjadi penutup babak pertama sekaligus menyeimbangkan kedudukan 4-4.

"Banyak kesalahan mendasar dilakukan pemain sehingga kami tak bisa kontrol permainan. Gol lawan banyak dari set piece yang memang masih jadi masalah kami saat latihan," ungkap pelatih Indonesia Kensuke Takahashi.

Usai rehat, kejar mengejar gol terus terjadi. Diawali Indonesia yang kembali unggul melalui Al Fajri Zikri (22') sebelum akhirnya dibalas Mohd Ridzwan Bin Sakri (28'), skor imbang 5-5. Setelah itu Indonesia gagal mengembangkan permainan termasuk menerapkan power play di lima menit terakhir. Justru hal ini dimanfaatkan Malaysia untuk mencetak dua gol tambahan lewat Mohd Awalludin (29') dan ditutup oleh Mohd Ridzan bin Bakri (36'). Indonesia kalah 5-7.

"Peluang kami lolos masih terbuka lebar sehingga harus bisa mengalahkan Kamboja (7/11). Saya hanya memikirkan kemenangan," tandas Kensuke


(Gading Persada /CN26/SM Network)