• KANAL BERITA

PSSI Wajib Bayar Utang ke La Nyalla Sebesar Rp 13,9 Miliar

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - PSSI diwajibkan membayar utang kepada mantan ketua umumnya, La Nyalla Mattalitti sesuai putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (31/10). Utang yang harus dibayar induk sepak bola nasional sebesar Rp 13,9 miliar.

Sidang gugatan utang-piutang antara La Nyalla sebagai penggugat dengan PSSI (tergugat) sudah dimulai sejak Mei 2018. Dan, kemarin Ketua Majelis Hakim Indirawati bersama Martin Ponto (anggota) dan Dedy Hermawan (anggota) menyatakan, PN Jaksel menolak eksepsi tergugat untuk seluruhnya  dan mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian. 

Selanjutnya Majelis Hakim menyatakan PSSI wanprestasi, dan menghukumnya untuk membayar utang kepada La Nyalla. Kuasa hukum La Nyalla, Robby Ferliansyah Asshidiqqie mengatakan, pihaknya menerima apa yang telah diputuskan majelis, meskipun gugatan provisi tidak dikabulkan.

“Kami mengapresiasi keputusan Majelis Hakim ini, meskipun gugatan provisi kami tidak dikabulkan. Berdasarkan putusan yang telah dibacakan tadi, berarti PSSI tidak punya kewajiban langsung bayar senilai 30 persen dari utangnya seperti yang kami minta dalam permohonan provisi yang kami ajukan. Tetapi PSSI wajib bayar seluruh utangnya, setelah putusan ini berkekuatan hukum tetap atau inkracht,” ujar Robby. 

Achmad Haikal Assegaf, kuasa hukum lainnya, menambahkan bahwa PSSI masih punya waktu 14 hari setelah putusan pengadilan ini, apakah akan menerima atau banding. “Setelah putusan ini telah dibacakan, tergugat punya kesempatan dalam 14 hari ini untuk menyatakan banding atau tidak. Kalau menerima, ya setelah 14 hari, klien kami sudah bisa menagih piutangnya dengan dasar hukum putusan ini. Jika diabaikan, kami bisa anggap PSSI melakukan perbuatan yang melanggar hukum, yang tidak mengindahkan keputusan pengadilan. Kalau tidak mau bayar juga bisa dipidanakan. Tetapi kami yakin PSSI tidak akan mengambil risiko itu,” tegasnya. 

Usai palu diketok ketua majelis, kuasa hukum PSSI yang diwakili Togi Lingga and partner, tidak menyatakan apapun. Namun sesuai hukum acara, pihak tergugat masih memiliki waktu selama 14 hari untuk menyatakan sikap menerima atau banding.


(Arif M Iqbal /CN26/SM Network)