• KANAL BERITA

Bako Dinilai Tampil Memukau

HALANGI LAWAN: Striker PSIS, Abou Bakr Al Mel (kanan) berusaha menghalangi bek PSM Makassar Steven Paulle saat berusaha membuang bola dalam laga pekan ke-18 Liga 1. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)
HALANGI LAWAN: Striker PSIS, Abou Bakr Al Mel (kanan) berusaha menghalangi bek PSM Makassar Steven Paulle saat berusaha membuang bola dalam laga pekan ke-18 Liga 1. (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Mendapat kesempatan tampil selama 33 menit di pertandingan PSIS Semarang melawan PSM Makassar, Abou Bakr Al Mel dinilai tampil memukau dan mampu meningkatkan peforma tim saat tertinggal 0-1 sejak menit 57, Senin (30/7) malam.

Umpan terukurnya di menit ke-81 dari sayap kanan mampu dimaksimalkan Hari Nur menjadi gol penyeimbang kedudukan di laga yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion dr H Moch Soebroto itu. Bahkan keputusannya melakukan pelanggaran di menit ke-66 yang berbuah kartu kuning dari saku wasit Thoriq M Alkatiri dinilai adalah keputusan yang sudah seharusnya diambil pemain yang akrab disapa Bako ini.

"Bako di laga melawan PSM menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang punya catatan bagus di Liga Utama Lebanon. Dia memiliki akurasi tendangan dan umpan yang matang. Selain itu dia cerdas satu di antaranya memutuskan melakukan  professional foul  saat PSM melakukan serangan balik yang membahayakan gawang kami,'' kata Manajer PSIS, Setyo Agung Nugroho.

Dia berharap banyak pemain satu ini bisa meningkatkan peforma PSIS. Sebab hal itulah yang diharapkan Agung dari sosok pemain asing di tim. Sebab dia melihat di tim lain sosok pemain asing cukup vital dalam peforma di Liga 1. "Semoga Bako bisa berkembang dari laga ke laga lain hingga 16 pekan tersisa. Bisa jadi dia akan menjadi starter di laga selanjutnya dan saya harap kontribusinya bisa maksimal selama 90 menit," lanjut Agung.

Dengan adanya pemain yang pernah menjadi pencetak gol terbanyak Liga Utama Lebanon itu, peforma pemain asing lain seperti punggawa di lini tengah dan depan yang dihuni Ibrahim Conteh dan Bruno Silva bisa semakin baik. Tentu juga pada para pemain lokal Laskar Mahesa Jenar.

"Jika melihat penutupan bursa transfer pada 2 Agustus ini untuk pemain asing, kemungkinan besar sudah tidak ada lagi pemain asing yang akan datang. Kami harus maksimalkan empat penggawa impor yang ada untuk selalu meraih kemenangan dalam setiap pertandingan kandang dan minimal meraih satu poin di laga tandang yang tersisa," harap Agung.


(M Alfi Makhsun/CN26/SM Network)