• KANAL BERITA

Asiop Apacinti Juara Turnamen Aqua DNC 2018

Foto: suaramerdeka.com / Arif M Iqbal
Foto: suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sekolah sepak bola (SSB) Asiop Apacinti Jakarta berhasil menjuarai turnamen Aqua Danone Nations Cup (DNC) 2018. Pada laga final yang dilangsungkan di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Minggu (22/7), skuad Asiop menaklukkan SSB Asahan (Sumatera Utara) melalui babak tos-tosan, 3-2 (0-0).

Selama waktu normal 2x10 menit, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Pemenang akhirnya ditentukan lewat drama adu penalti. Namun dari tiga penendang yang mengeksekusi, satu algojo masing-masing tim gagal. Setelah itu ditambah satu penendang dan pemain Asiop berhasil menunaikan tugasnya dengan baik, sementara tendangan pemain Sumut digagalkan kiper. Peringkat ketiga dan keempat ditempati SSB asal Kaltim dan Papua.

Hasil ini sekaligus mengantarkan Asiop jadi wakil Indonesia untuk turnamen serupa seri internasional di Spanyol, Oktober mendatang. Di Negeri Matador nanti, Asiop akan menghadapi peserta dari 20 negara lain.

Sementara itu, SSB Tugu Muda hanya puas berada di posisi 11 dari 16 tim yang berlaga di seri nasional tahun ini. Bergabung di Grup B bersama Asiop Apacinti, Football Plus (Jabar) dan Bionsa 330 (Jabar), Tugu Muda tak pernah menang. Wakil Jateng ini hanya bermain imbang sekali dan dua kali kalah, sehingga gagal melaju ke perempat final.

Vera Galuh Sugijanto selaku Vice President Secretary Danone Indonesia meminta Asiop tak berpuas diri usai merengkuh trofi juara. Sebab anak-anak Jakarta ini masih akan menghadapi putaran internasional. "Mereka masih punya mimpi yang harus dilalui, sehingga jangan berpuas diri. Perjuangan belum selesai," ujar Vera.

Bagi tim yang kandas, Vera berharap para pemain tak patah semangat. Sebab, turnamen ini bukan akhir segalanya lantaran masih ada kompetisi lain di tahun depan. "Masih ada ajang lain untuk mengejar mimpi dan mengasah bakat. Dan yang paling penting mari kita junjung nilai-nilai sportivitas," ungkapnya.

Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri turut memantau para pemain yang berlaga di final. Juru racik asal Sumatera Barat ini mengatakan, kompetisi usia muda seperti Aqua DNC layak digulirkan untuk menjaring pemain-pemain berbakat. Sehingga timnas Indonesia mulai level U-16 tak kesulitan mencari pemain lantaran sudah dipasok dari kompetisi yang ada.

"Mereka ini kan usia 12 tahun, tak lama lagi sudah ditunggu timnas U-16, lalu U-19 dan seterusnya. Kalau pembinaan usia muda kita bagus, tinggal tunggu waktu saja (untuk berprestasi di timnas)," jelas Indra.


(Arif M Iqbal /CN26/SM Network)