• KANAL BERITA

Kembali ke Jogja, Sentuhan Pemain PSIM Terus Diasah

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Tim PSIM Yogyakarta sudah berada di kota asal usai lawatan ke Lumajang. Di Kota Jogja sebagai bagian persiapan menjamu Persiwa Wamena pada pekan ketujuh Liga 2 akhir pekan ini (14/7), skuad Laskar Mataram terus diasah sentuhan antarpemainnya. “Selain mempertajam kemampuan individu pemain, kami juga mengasah sentuhan di setiap permainan PSIM,” tutur pelatih kepala PSIM Bona Elisa Simanjuntak, Kamis (12/7).

Opsi materi latihan ini dipilih, kata Bona, karena tim pelatih tidak ingin anak asuhnya kehilangan sentuhan kolektivitas yang selama ini jadi ciri khas PSIM. Selain itu jarak antar pemain juga menjadi soal karena berimbas pada transisi pemain. “Kedua hal ini yang kami terus jaga agar tidak hilang karena eman-eman saat ini para pemain tengah bersemangat-semangatnya,” jelas dia.

Setelah pulang dengan kemenangan atas Semeru FC Lumajang pekan lalu pada lanjutan Liga 2, tim pelatih PSIM memang tak mau mengendorkan tensi pemain.  Salah satunya memberikan menu latihan regular pada siang hari. Menurut Bona, waktu latihan yang digelar pada siang hari bertujuan sebagai adaptasi sebelum kick off pekan melawan Persiwa Wamena yang rencananya berlangsung siang hari di Stadion Sultan Agung Bantul.

“Latihan untuk persiapan menghadapi Persiwa Wamena kami awali dengan adaptasi cuaca. Meskipun pemain sudah terbiasa bermain di SSA, namun adaptasi ini sangat penting agar pemain bisa mengatur stamina mereka di lapangan,”ungkapnya.

Menurutnya secara fisik, pemain sedang dalam kondisi yang baik. Meski cukup lelah setelah menempuh perjalanan darat yang jauh, Yogya-Lumajang pulang pergi, fisik pemain cukup terjaga setelah libur sehari. “Untuk materi kami lebih fokuskan pada attacking karena tim akan bermain home. Terkait fisik, kondisi pemain dalam kondisi terbaik," ungkapnya.

Bona mengaku optimis dengan peforma pemainnya. Selain ditunjang fisik yang optimal, mental pemain juga sangat baik dan penuh semangat setelah mendapatkan kemenangan berturut-turut dari pertandingan melawan Martapura FC dan Semeru FC.

“Kami masih memantau juga kondisi Ismail Haris dan M Arifin. Termasuk mencari formula bila kedua pemain ini tidak memungkinkan. Di antaranya memasang Hendrico Satriadi di posisi bek tengah, bukan hanya menggantikan posisi Arifin, tapi juga bisa memberikan assist serangan di lini tengah yang biasa diperankan Ismail Haris,” tandas Bona.


(Gading Persada /CN26/SM Network)