• KANAL BERITA

Wenger Beri Penjelasan Terkait Penampilan Buruk Oezil

Foto: Getty Images
Foto: Getty Images

LONDON, suaramerdeka.com - Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger mencoba memberi penjelasan terkait penyebab Mesut Oezil gagal bersinar di Piala Dunia 2018, seiring performa buruk Jerman. Menurut Wenger, pertemuan 'politis' dengan Tayyip Erdogan turut menyumbang faktor penyebab buruknya performa Oezil.

"Saya kenal Oezil dengan baik, dia adalah pesepak bola yang luar biasa. Dia dan Ilkay menderita dengan apa yang terjadi sebelum Piala Dunia karena mereka telah anggap seperti itu di Jerman. Oezil adalah orang yang butuh dukungan, dia tidak membutuhkan kontroversi," sahut Wenger kepada BeIN Sports, yang dikutip Mirror.

Di Piala Dunia 2018, Jerman secara mengejutkan tersingkir di fase grup. Torehan itu jelas sangat mengejutkan karena Jerman berstatus sebagai juara bertahan dan sebelumnya tidak pernah gagal melaju setidaknya sampai semifinal sejak 2006.

Oezil menjadi salah satu pemain yang paling dikritik usai gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya di dua laga. Masalah Oezil di Rusia bisa saja terkait dengan kritik keras yang diterimanya sebelum turnamen bergulir. Bersama dengan kompatriotnya, Ilkay Guendogan, Oezil sempat bertemu dan berfoto dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Erdogan sendiri tak disukai publik Jerman karena dianggap mengekang kebebasan berpendapat dan pers. Alhasil, Oezil dicemooh di pertandingan-pertandingan usai insiden itu dan sampai kini belum menjelaskan maksud pertemuannya dengan Erdogan.

"Saat saya menyaksikan dia bermain, saya bisa merasa bahwa ada situasi-situasi di dalam permainan di mana dia bisa maju ke depan, berkembang, dan bermain lebih vertikal. Dia berperan aman. Saya sempat berpikir, ayolah ini bukan Oezil sebenarnya yang kita tahu, orang yang bisa membunuh. Dia bermain lumayan, tapi dia tidak bermain sepenuhnya bebas dan bermain dengan rem di Piala Dunia ini," pungkas Wenger, yang merekrut Oezil ke Arsenal dari Real Madrid pada 2013.


(Andika Primasiwi, DS/CN26)