GOR Tri Lomba Juang Kembali Buka dengan Protokol Kesehatan Ketat

- Minggu, 29 Agustus 2021 | 20:16 WIB
Warga kembali beraktivitas di Gor Tri Lomba Juang yang sudah dibuka, Minggu (29/8). Sebelumnya Gor Trilomba Juang ditutup sementara waktu sesuai aturan PPKM di Kota Semarang. (SM/Hendra Setiawan)
Warga kembali beraktivitas di Gor Tri Lomba Juang yang sudah dibuka, Minggu (29/8). Sebelumnya Gor Trilomba Juang ditutup sementara waktu sesuai aturan PPKM di Kota Semarang. (SM/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah kota Semarang membuka kembali Gedung Olah Raga (GOR) Tri Lomba Juang seiring dengan turunnya status Kota Semarang dari Level 4 menjadi Level 3, Minggu (29/8).

Hal itu dilakukan sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Semarang, Suhindoyo menyebutkan awalnya Tri Lomba Juang akan dibuka kembali pada 23 Agustus.

Baca Juga: Korem 081/DSJ Vaksin Ratusan Santri Ponpes Subulul Huda

Namun untuk mengantisipasi euforia masyarakat pihaknya terlebih dahulu melakukan pengecekan lokasi.

''Karena perkembangan Covid-19 di Kota Semarang menurun, dan adanya Instruksi Menteri tersebut, serta masukan dari pedagang setempat, kami membuka TlJ pada hari ini. Semuanya telah mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Dengan dibukanya kembali salah satu fasilitas olahraga di Kota Semarang tersebut pihaknya perlu menerapkan pembatasan dan memberlakukan syarat-syarat protokol kesehatan yang ketat.

Antara lain meningkatkan jumlah petugas dari UPTD, pengunjung wajib menunjukkan bukti telah divaksin, penerapan protokol kesehatan, serta pengendalian kapasitas pengunjung.

Sedangkan untuk jam operasional akan diberlakukan seperti biasa yaitu pukul 06.00-10.00 dan pukul 15.00-18.00.

Baca Juga: Melalui Tax Center, Perguruan Tinggi Edukasi Masyarakat Sadar Pajak

Sementara Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan olahraga dilakukan pada ruang terbuka (outdoor) baik secara individu atau kelompok kecil maksimal 4 orang.

Tidak melibatkan kontak fisik dengan orang lain dan tidak secara rutin melakukan interaksi individu dalam jarak dekat.

“Dibukanya kembali fasilitas olahraga ini karena beberapa pertimbangan. Selain berdasarkan instruksi Mendagri, juga untuk mengakomodir kebutuhan olahraga masyarakat dan aktivitas ekonomi pedagang setempat,'' ujarnya.

Namun, wali kota mengingatkan, meski level sudah turun, penerapan protokol kesehatan harus secara tertib dilakukan.

Terutama menghindari kerumunan untuk mengantisipasi penularan dan supaya kasus Covid tidak lagi meningkat. 

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

BSI-DMI Siapkan Entrepreneur Berbasis Masjid

Jumat, 14 Januari 2022 | 03:42 WIB

Hotel Dafam Pekalongan Kunjungan di Suara Merdeka

Kamis, 13 Januari 2022 | 22:58 WIB
X