Murid SMA Al-Azhar 16 Mondok di PP Al-Ma’rufiyyah

- Jumat, 17 Mei 2019 | 20:00 WIB
FOTO BERSAMA : Pengasuh Ponpes Al Ma'rufiyyah Jalan Beringin Timur Semarang, KH Abbas Masrukhin dan Kepala sekolah SMA Al Azhar 16 BSB, Drs. H. Soeharto Spd. MM bersama peserta kegiatan Pesantren kilat/Life in Pesantren. (Foto suaramerdeka.com/dok)
FOTO BERSAMA : Pengasuh Ponpes Al Ma'rufiyyah Jalan Beringin Timur Semarang, KH Abbas Masrukhin dan Kepala sekolah SMA Al Azhar 16 BSB, Drs. H. Soeharto Spd. MM bersama peserta kegiatan Pesantren kilat/Life in Pesantren. (Foto suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Dalam rangka membekali ilmu agama dan akhlak, selama satu minggu murid SMA Al-Azhar 16 BSB Semarang menjadi santri di Pondok Pesantren Al-Ma’rufiyyah  Jalan Beringin Timur Semarang.

Kepala SMA Al-Azhar 16 BSB Semarang Drs H Soeharto Spd MM menjelaskan,  Pesantren Ramadan betujuan  melatih kemandirian dan latihan kesederhanaan hidup di pondok pesantren sekaligus meningkatkan ketaqwaan dibulan suci Ramadan, “Pesatren adalah salahsatu lembaga pendidikan non formal yang peminatnya tidak pernah surut sepanjang sejarah pendiriannya, bahkan menjadi trendsetter tersendiri dalam dunia pendidikan,” katanya.

Perwakilan dari Yayasan Pendidikan Islam Al-Azhar BSB Semarang, Siti Fadhilah M.S.I, mengatakan pesantren kilat ini sangat berkaitan dengan visi misi Al-Azhar BSB Semarang yaitu menjadikan siswa-siswinya unggul dalam Imtaq, berprestasi dan berdaya saing global menuju generasi emas yang berbudaya.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMA Al-Azhar 16 BSB Semarang kelas X dan XI untuk mengisi bulan suci Ramadhan dan mengenalkan lebih dekat tentang dunia kepesantrenan. Dalam kesempatan itu para peserta mendapatkan penjelasan mengenai seluk beluk dan dinamika dunia pesantren yang disampaikan oleh Saiful Amar selaku perwakilan pengasuh pondok pesantren Al-Ma’rufiyyah.

Seperti diketahui, bahwa kehidupan di Pesantren penuh dengan keterbatasan dan kesederhanaan, misalnya makan dengan lauk pauk yang sederhana, harus belajar sabar dengan mengantre kamar mandi, tidur dengan beralaskan tikar atau hanya karpet tipis, dan jam tidur yang pastinya sangat terbatas karena padatnya kegiatan pondok. 

KH. Abbas Masrukhin selaku pengasuh Pondok Pesantren Al-Ma’rufiyyah mengatakan supaya hidupnya berkah ada 4 kunci karakter di pondok ini, Pertama istiqomah, kedua jamaah dan mengaji, ketiga khidmah, dan keempat Ikhlas. Dari keempat hal ini harus dilaksanakan oleh semua santri sebagai penanaman karakter pondok. “Minimal satu karakter bisa diamalkan secara baik insya Allah keberkahan atau tambahnya kebaikan akan diraih” begitu beliau menyampikan kepada para siswa-siswi dari SMA Al-Azhar 16 BSB Semarang dalam sambutan penerimaanya.

Selain ngaji posonan mengkaji kitab-kitab kuning seperti Irsyadul Ibad karya Ulama’ Nusantara, Ta’lim Muta’allim tentang adab belajar seorang murid, dan Tadzkiroh al-Qurtuby, siswa-siswi SMA Al-Azhar 16 BSB Semarang juga ditraining bagaimana cara menulis huruf pegon arab. Selain itu terdapat kegiatan outdoor dengan dikenalkan wirausaha yang ada di pondok pesantren yang dikelola oleh santri-santri sebagai bekal interpreneur seperti mengelola budidaya jamur, perkebunan jagung, lombok, ketela juga peternakan kambing dan kelinci.

Setelah tiga hari pelaksanaan pesantren kilat ini, Zakwan salah satu peserta mengatakan Sangat senang dengan kegiatan ini. “Selain dapat ilmu, Saya juga bisa mengenal karakter orang yang berbeda-beda yang sekamar dengan Saya meskipun dalam ngaji posonan Saya masih belum faham betul cara membaca kitab kuning tapi minimal sudah tahu seperti apa bentuk dan isinya”. 

Peserta lain, Ira, mengatakan, “kegiatan life in seperti ini harus diadakan setiap tahun karena sangat melatih kepekaan sosial, kemandirian dan hidup sederhana, meskipun Saya masih bingung cara menulis arab pegon semoga tetap dapat pahala menghadiri majlis ilmu” pungkas siswi kelas XI SMA Al-Azhar 16 BSB Semarang asal Mijen yang murah senyum ini

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Beraksi di 16 Minimarket, Pelaku Ditangkap

Jumat, 28 Januari 2022 | 23:17 WIB

Polres Kendal Musnahkan 359 Knalpot Brong

Jumat, 28 Januari 2022 | 22:37 WIB

Tahap Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta Dibalik

Rabu, 26 Januari 2022 | 23:57 WIB
X