PMI Se-Eks Karesidenan Semarang Terima Bantuan Tabung Oksigen dan Eco Enzyme

- Kamis, 26 Agustus 2021 | 15:31 WIB
 Kabid Kerjasama dan Kemitraan PMI Jateng, Prof Dr Fx Sugiyanto menyerahkan secara simbolis bantuan kepada pengurus PMI dari lima daerah se-eks Karesidenan Semarang di Aula PMI Kabupaten Grobogan, Kamis (26/8). (suaramerdeka.com/Khabib Zamzami)
Kabid Kerjasama dan Kemitraan PMI Jateng, Prof Dr Fx Sugiyanto menyerahkan secara simbolis bantuan kepada pengurus PMI dari lima daerah se-eks Karesidenan Semarang di Aula PMI Kabupaten Grobogan, Kamis (26/8). (suaramerdeka.com/Khabib Zamzami)

 

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Palang Merah Indonesia (PMI) dari lima daerah se-eks Karesidenan Semarang menerima bantuan dari PMI Provinsi Jawa Tengah.

Ini merupakan bentuk dukungan dari PMI Pusat dan beberapa komunitas eco enzyme guna respon pelayanan Covid-19 untuk PMI kabupaten/kota.

Kabid Kerjasama dan Kemitraan PMI Jateng, Prof Dr Fx Sugiyanto menjelaskan, PMI Jateng mendapat dukungan dari PMI Pusat berupa satu unit oksigen konsentrat, tabung oksigen kapasitas 1 kg sebanyak 40 unit, yang diperuntukkan bagi 35 PMI kabupaten/kota se-Jateng dan PMI Provinsi Jateng.

Masing-masing PMI kabupaten/kota mendapat bantuan berupa tabung oksigen kapasitas 1 kg, eco enzym sebanyak 6 jerigen, alat deteksi saturasi oksigen atau oxymeter, hand sanitizer, sarung tangan, regulator oksigen dan media Komunikasi Infomasi dan Edukasi (KIE).

Baca Juga: Selalu Mengingat Kematian, Tanda Mukmin yang Cerdas

"Ini merupakan bentuk dukungan PMI pusat melalui PMI Jawa Tengah," tuturnya usai penyerahan bantuan di Aula PMI Kabupaten Grobogan, Kamis (26/8).

Ditambahkan, rencananya pihaknya akan mengirim lagi tabung oksigen kapasitas 10 kg sebanyak 87 unit dukungan PMI Pusat dan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC)

Lebih lanjut, FX Sugiyanto mengatakan, tabung oksigen 10 kg akan didistribusikan kepada 35 RSUD dan PMI kabupaten/kota di Jateng.

Bantuan dari PMI pusat disambut baik Kasi Pelayanan PMI Kabupaten Grobogan Gesit Kristyawan dan jajarannya. Bantuan tersebut sangat berguna bagi penanganan Covid-19 di daerah.

Baca Juga: Persiapan PTM, Ribuan Pelajar Semarang Antusias Ikuti Vaksinasi Massal,

Gesit berharap, kasus Covid-19 di Kabupaten Grobogan terus menurun dan level PPKM segera naik. Saat ini Kabupaten Grobogan masih berada di level 3.

"Insya Allah berguna, tapi harapan kami, tidak sampai digunakan di masa Covid-19. Itu berarti level kita akan terus naik dan tidak ada pasien Covid-19," terangnya.

Pada acara yang dihadiri pengurus PMI dari lima daerah se-eks Karesidenan Semarang itu, Gesit menyampaikan harapannya agar di Kabupaten Grobogan dan daerah lain tidak terjadi gelombang 3 kasus Covid-19.

"Kami berharap, Kabupaten Grobogan bisa berubah level secara bertahap. Sehingga semua sektor bisa kembali normal," harapnya.

Halaman:
1
2

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Jebol, Mangkang Wetan Dilanda Banjir

Senin, 17 Januari 2022 | 19:20 WIB
X