KPU Jateng Terus Sosialisasikan Suket Pengganti KTP Elektronik 

Maya
- Sabtu, 6 April 2019 | 13:42 WIB
Ilustrasi Istimewa
Ilustrasi Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Berdasarkan keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK), Surat keterangan (Suket) pengganti KTP elektronik untuk mencoblos di Pemilu 2019 sudah berlaku final, sehingga, harus disosialisasikan kepada masyarakat.

Putusan MK tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sangat adil dan progresif di dalam menjembatani masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya namun tidak memiliki KTP elektronik. Adanya putusan dari MK itu, bisa menjadi solusi bagi masyarakat menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS).

“Saya meminta kepada teman-teman KPU dan Bawaslu, untuk memberi informasi-informasi pascaputusan MA. Nah, syarat-syarat ini kalau bisa sekarang disosialisasikan. Maka, publik menjadi tahulah untuk syarat-syarat yang belum terpenuhi, apakah saya masih tetap bisa menggunakan hak pilih saya,” kata Ganjar, dilansir dari Radio Idola.

Komisioner KPU Jateng Diana Ariyanti mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan putusan dari MK terkait penggunaan suket pengganti KTP elektronik untuk mencoblos di Pemilu 2019. 

“KTP elektronik atau suket yang dikeluarkan Disdukcapil, bukan kepala desa atau camat. Penggunaannya hanya di daerah setempat, sesuai dengan alamat pemilik KTP berasal. Jadi, kami sampai hari ini masih mengacu pada putusan MK itu,” ujar Diana.

Menurutnya, putusan MK sudah final dan setara dengan undang-undang. Sehingga, sudah tidak keraguan lagi. 

Editor: Maya

Terkini

X