Kementerian PUPR Bangun 170 Rumah di Kendal

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 16:44 WIB
BATU PERTAMA: Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah Kementerian PUPR, Riono Suprapto meletakkan batu pertama pembangunan rumah program DAK Kementerian PUPR di Desa Peyangkringan, Weleri, Kendal. (suaramerdeka.com/dok)
BATU PERTAMA: Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah Kementerian PUPR, Riono Suprapto meletakkan batu pertama pembangunan rumah program DAK Kementerian PUPR di Desa Peyangkringan, Weleri, Kendal. (suaramerdeka.com/dok)


BATU PERTAMA: Kepala Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah Kementerian PUPR, Riono Suprapto meletakkan batu pertama pembangunan rumah program DAK Kementerian PUPR di Desa Peyangkringan, Weleri, Kendal. (suaramerdeka.com/dok)

KENDAL, suaramerdeka.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun 170 rumah di Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kendal. Rumah tersebut merupakan bantuan dari program Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk wilayah kumuh dari PUPR. 

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sugiono mengatakan, bantuan pembangunan setiap rumah senilai Rp 50 juta, sehingga semuanya mencapai Rp 8,5 miliar.

Selain itu bantuan jalan lingkungan perumahan Rp 2,75 miliar, air bersih Rp 301 juta untuk 170 sambungan rumah (SR) berserta instalasinya. Di sana juga dilengkapi pembuangan saluran air tiga, tempat pengolahan sampah, dan pembuatan penampung kotoran.

Baca Juga: Obat Herbal Halal Jadi Tantangan Farmasi Indonesia

‘’Target pembangunan selesai tahun ini,’’ katanya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kendal Noor Fauzi mengatakan, bantuan DAK itu diberikan kepada warga yang belum memiliki rumah. Bantuan diberikan dengan sistem kompetisi. Kabupaten Kendal, lanjutnya, lolos persyaratan administrasi dan masuk 48 besar.

Tahapan berikutnya yaitu seleksi teknis dan Kendal lolos 16 besar. ‘’Setelah dilakukan presentasi program dan penanganan, Kendal masuk 11 besar sebagai penerima bantuan DAK dari Kementerian PUPR,’’ tutur dia.

Ia menambahkan, rumah bertipe 36 dan dibangun di atas tanah seluas 60 meter persegi. Pembangunan tanpa melibatkan pemborong atau pengembang rumah. Warga dilibatkan sejak awal dari perancanaan, seleksi, dan juga didampingi fasilitator.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Kendal Rotasi 10 Kepala OPD

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:34 WIB
X