Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Kota Semarang Gencarkan Vaksinasi Pelajar

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 00:17 WIB
Sebanyak 1.290 pelajar di Kota Semarang mengikuti vaksinasi dihadiri Wali Kota Hendrar Prihadi. SM/Agus Fathuddin
Sebanyak 1.290 pelajar di Kota Semarang mengikuti vaksinasi dihadiri Wali Kota Hendrar Prihadi. SM/Agus Fathuddin

SEMARANG, suaramerdeka.com – Sekolah atau pembelajaran tatap muka di Kota Semarang diharapkan segera dimulai. 

Untuk itu, vaksinasi pelajar terus digencarkan.

Sebanyak 1.290 orang di Kota Semarang mengikuti vaksinasi pelajar sentra sekolah, Selasa 24 Agustus 2021. 

Vaksinasi pelajar ini bertujuan untuk memperkuat imunitas.

Baca Juga: Beraksi di Pasar Tradisional, Kelompok Pengedar Uang Palsu Ditangkap

Sekaligus pula sebagai langkah awal atau persiapan pelajar menuju pembelajaran atau sekolah tatap muka. 

Penerima vaksin berusia 12-18 tahun. 

‘’Selain mengejar vaksinasi kelompok rentan, pemerintah juga gencar menjalankan vaksinasi pelajar,’’ kata Wali Kota Hendrar Prihadi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi pelajar di Kampus Merah Putih SMA Nasima Semarang. 

Baca Juga: Biaya Prokes Liga Termasuk PCR Ditanggung PSSI dan LIB

Pemkot Semarang menargetkan vaksinasi terhadap 156.000 pelajar. ‘’Pelaksanaannya disesuaikan dengan persediaan vaksin,’’ kata Dinas Kesehatan Abdul Hakam.

Peserta vaksinasi terdiri dari putra-putri dari keluarga besar guru-karyawan Nasima sebanyak 500 orang, pelajar SMP N 1 sebanyak 258 orang, dan SMP N 10 sebanyak 501 orang.

Saat ini ada tujuh provinsi di Indonesia menggelar vaksinasi untuk pelajar. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Gunawan Saptogiri, vaksinasi ini agar para pelajar memiliki imunitas yang baik.

‘’Sekaligus sebagai persiapan dibukanya pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Semarang,’’ katanya.

Ketua Pengurus YPI Nasima Dr Indarti MPd mengatakan vaksinasi berharap segera digelar pembelajaran tatap muka setelah target vaksinasi pelajar tercapai. 

Namun ia berharap semua elemen sekolah disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

Pemberian vaksin dosis kedua direncanakan bulan depan di tempat yang sama dengan pengawasan dari Dinas Kesehatan dan pendampingan dokter dari Puskesmas Krobokan.

Selain wali kota, hadir Kapolrestabes Kombes Pol Irwan Anwar, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima KH Hanief Ismail Lc, dan Ketua Dewan Pengawas Ragil Wiratno, para dewan guru yang memakai pakaian adat Indonesia. ***

Halaman:

Editor: Agus Toto Widyatmoko

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Realisasi PBB Melebihi Target Rp10,4 M

Selasa, 30 November 2021 | 21:07 WIB

Baznas Wisuda 32 Sarjana Penerima Beasiswa Produktif

Senin, 29 November 2021 | 23:25 WIB

Dinkes Kota Semarang Juara 1 IT Kesehatan

Senin, 29 November 2021 | 21:56 WIB

Buruh Jateng Kembali Demo, Tolak UMP 2022

Senin, 29 November 2021 | 20:07 WIB

DAS Rawan Banjir di Kota Semarang Terpantau Masih Aman

Senin, 29 November 2021 | 13:43 WIB
X