Lawan Pandemi Covid-19, Tim Sibat PMI Kota Semarang Malah Terpapar

- Senin, 23 Agustus 2021 | 05:45 WIB
Anggota Sibat mengelola bahan baku menjadi eco-enzyme. (suaramerdeka.com / dok)
Anggota Sibat mengelola bahan baku menjadi eco-enzyme. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Upaya melawan meluaskan wabah Covid-19 terus digerakkan masyarakat.

Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang cawe-cawe untuk turun ke lapangan.

Tim Sibat yang menjadi sukarelawan dalam kegiatan sosial-kemanusiaan itu tak jarang berinteraksi dengan banyak masyarakat. Baik mereka yang sehat maupun terpapar Covid-19.

"Kami mau nggak mau harus bertemu dengan banyak orang,’’ tutur Koordinator Sibat Sukorejo Wawan, Minggu 22 Agustus 2021, saat tim monitoring PMI Kota Semarang dan PMI Jateng.

Baca Juga: Lawan Pandemi Covid-19, Tim Sibat PMI Kota Semarang Ringankan Beban Masyarakat

Kunjungan dihadiri pula Lurah Sukorejo, Babinsa, dan Babinkamtibmas.

Wawan menuturkan dia sendiri setelah penyemprotan satu kali merasakan ciri-ciri terpapar Covid-19. Ia merasakan demam dan indra penciumannya tidak bisa membaui.

"Akhirnya kami menjalani isolasi mandiri. Beberapa rekan kami juga merasakan hal sama sehingga tidak bisa terjun ke lapangan, harus isolasi," paparnya.

Dia dan rekan-rekannya merasakan gejala terpapar Covid-19 sekitar bulan Mei, Juni, hingga awal Juli.

Baca Juga: Laga Levante Vs Real Madrid Berakhir Imbang 3-3

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Buruh Jateng Kembali Demo, Tolak UMP 2022

Senin, 29 November 2021 | 20:07 WIB

DAS Rawan Banjir di Kota Semarang Terpantau Masih Aman

Senin, 29 November 2021 | 13:43 WIB

Semarang Jadi Kota Pembangunan Terbaik di Indonesia

Minggu, 28 November 2021 | 22:20 WIB

Kota Semarang Tuan Rumah AHL Germas Tingkat Nasional

Minggu, 28 November 2021 | 19:26 WIB

HUT Korpri Ke-50, Polres Semarang Gelar Baksos

Jumat, 26 November 2021 | 22:21 WIB
X