Pramuka Kwaran Tugu Semarang Peduli Masyarakat, Rumah Warga Mangkang Wetan Dibedah

- Senin, 16 Agustus 2021 | 17:01 WIB
BEDAH RUMAH: Rumah bapak Muhson warga Mangkang Wetan, RT 01 RW 05 Kecamatan Tugu Semarang dibedah, Senin (16/8). (suaramerdeka.com/Pamungkas Ashadi)
BEDAH RUMAH: Rumah bapak Muhson warga Mangkang Wetan, RT 01 RW 05 Kecamatan Tugu Semarang dibedah, Senin (16/8). (suaramerdeka.com/Pamungkas Ashadi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Tugu Semarang merehab salah satu rumah warga Mangkang Wetan RT 01 RW 05, Senin (16/8). Hal tersebut dilakukan lantaran rumah milik Bapak Muhson sudah tak layak huni.

Kondisinya pun sangat memprihatinkan. Menurut penjelasan Wakil Kepala Abdi Humas Kwaran Tugu, Tukijo, rumah bapak Muhson yang terbuat dari bambu dan papan tersebut banyak yang sudah dimakan rayap. Kemudian atap rumah sering bocor saat diguyur hujan. Tak hanya itu dari segi kebersihan pun juga masih kurang.

"Bedah rumah ini merupakan program tahunan dari Kwarcap Kota Semarang. Khusunya dalam bidang bedah rumah dengan program "Pramuka Peduli". Kemudian pada tahun ini ada 20 unit yang dimandatkan ke Kwarcap" ujar Tukijo usai melaksanakan pembukaan bedah rumah.

Baca Juga: Jokowi dan Pilihan Baju Adat di HUT Kemerdekaan RI, Besok Pakai Apa ya?

Menurutnya, program bedah rumah yang dilakukan Kwaran Kecamatan Tugu sudah dilakukan 6 kali. Kebetulan pada tahun ini ada tiga pengajuan untuk bedah rumah.
"Dari Hasil pengajuan tiga bedah rumah itu, rumah Bapak Muhson inilah yang layak untuk segera dibantu," ungkapnya.

Pasalnya, pada program rehab tahun ini dari Kwarcap Kota Semarang memberikan bantuan sebesar Rp 23.700.000,- untuk tiap rumah dengan rincian Rp 6 juta untuk tenaga kerja. Kemudian Rp 17.500.000,-untuk pembelian bahan-bahan material dan Rp 200.000,- untuk administrasi.

"Alhamdulillah program bedah rumah di rumah bapak Muhson banyak dukungan dan partisipasi dari masyarakat. Target kami bedah rumah ini bisa selesai sekitar 10-15 hari," terangnya.

Baca Juga: Weton Bung Karno Kamis Pon dan Keramatnya Wahyu Kembang Kantil

Sementara itu, Kepala Kwaran Kecamatan Tugu Semarang, Abdul Wakhid, untuk riteria rumah yang dibedah syarat utamanya harus berstatus hak milik (HM), tidak dalam sengketa maupun meminjam.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT Korpri Ke-50, Polres Semarang Gelar Baksos

Jumat, 26 November 2021 | 22:21 WIB

KPU Kota Semarang Catat 137 Pemilih Baru

Kamis, 25 November 2021 | 21:38 WIB
X