PKK Kota Semarang Ikut Beri Bantuan Anak yang Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19

- Minggu, 15 Agustus 2021 | 22:05 WIB
Ketua TP PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi memberikan bantuan kepada anak yatim di Kelurahan Lempongsari, belum lama ini. (SM/Dok)
Ketua TP PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi memberikan bantuan kepada anak yatim di Kelurahan Lempongsari, belum lama ini. (SM/Dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com -  Tim Penggerak PKK Kota Semarang menyerahkan santunan berupa paket sembako dan uang kepada anak yatim, Jumat (13/8) lalu. 

Ini untuk mendukung langkah kebijakan Pemerintah Kota Semarang untuk membantu meringankan beban khususnya anak-anak yatim piatu akibat ditinggal orang tuanya karena terpapar Covid-19.

Santunan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua TP PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi bersama jajarannya di beberapa titik lokasi di kota Semarang.

Baca Juga: Jerinx Percaya Covid-19 Itu Ada: Soal Endorse Itu Hanya Informasi Penyeimbang

"Hari ini kita menyerahkan santunan kepada anak-anak kita yang kini menjadi yatim atau bahkan yatim piatu karena orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19. Bantuan kita distribusikan di Kelurahan Lempongsari, Kelurahan Bulustalan, Kelurahan Peterongan, Kelurahan Lamper Kidul, Kelurahan Mugasari dan Kelurahan Lamper Lor," terang Tia Hendi, sapaan akrab istri wali kota Semarang.

Dirinya lebih lanjut mengungkapkan jika pandemi Covid-19 tak hanya menimbulkan dampak di bidang kesehatan dan ekonomi saja, namun kini juga memunculkan persoalan lain yaitu banyaknya anak yang harus menjadi yatim karena ditinggal orang tuanya.

Pemerintah Kota Semarang mencatat ada kurang lebih 407 anak yang kehilangan orang tuanya akibat Covid-19.

Baca Juga: PSEI Undip Gelar Webinar Populerkan Program Kampus Zakat

"Inilah wujud perhatian dan tanggung jawab kita, khususnya di jajaran PKK kepada warga masyarakat khususnya anak-anak yang kini harus menjalani hidup tanpa orang tua. Perjalanan mereka masih panjang, karenanya kita memastikan bahwa anak-anak harus tetap semangat dalam menyongsong masa depan mereka," lanjut Tia.

Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang guna memastikan kehidupan anak-anak tersebut benar-benar terjamin.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X