Ringankan Beban, RSUD KMRT Wongsonegoro Beri Santunan Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 15:36 WIB
BERIKAN BANTUAN: Direktur RSUD KMRT Wongsonegoro (RSWN), dr Susi Herawati, M.Kes, memberikan bantuan santunan yatim-piatu karena Covid-19 di kelurahan Tanjung Mas, Jumat (13/8). (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)
BERIKAN BANTUAN: Direktur RSUD KMRT Wongsonegoro (RSWN), dr Susi Herawati, M.Kes, memberikan bantuan santunan yatim-piatu karena Covid-19 di kelurahan Tanjung Mas, Jumat (13/8). (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)

 

 

SEMARANG, suaramerdeka.com- RS KMRT Wongsonegoro (RSWN) membantu meringankan beban akibat dampak pandemi dengan memberikan santunan kepada anak-anak yang ditinggalkan orang tua akibat Covid-19.

Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur RSWN dr Susi Herawati, M.Kes ke rumah-rumah anak-anak yang yatim atau piatu di Kampung Kebonharjo, Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara, Jumat (13/8).

Dengan berjalan kaki, memasuki gang sempit di kampung Kebonharjo, Direktur RSWN, dr Susi Herawati, didampingi Lurah Tanjung Mas, Margo Haryadi menyambangi kediaman anak-anak yang kehilangan ayah atau ibunya yang meninggal akibat virus Covid-19.

Susi membagikan santunan uang dan sembako untuk membantu meringankan anak-anak yang menjadi yatim- piatu itu.

Baca Juga: Angka Kematian Usia Produktif Naik 5 Kali Lipat, La Nyalla: Disiplin Prokes Mutlak

''Ini bentuk kepedulian Pak Wali Kota yang menginstruksikan kami, seluruh jajaran OPD membantu meringankan beban masyarakat akibat pandemi, termasuk anak-anak yang kehilangan ayah, ibu atau bahkan kedua orang tuanya, yang meninggal, akibat Covid-19,'' papar Direktur RSWN dr Susi Herawati, Jumat (13/8).

Lebih lanjut pihaknya menambahkan kepedulian ini dilakukan serentak dilakukan di Kota Semarang. Ada sebanyak 407 anak yang kehilangan ibu atau bapaknya. Oleh karena itu semua OPD bergerak bersama untuk meringankan beban, dengan memberikan sembako dan santunan dana pendidikan.

'' Tentunya anak-anak yatim atau piatu diyakinkan tetap melanjutkan sekolah sampai tingkat SMA dengan memberikan beasiswa. Khusus di wilayah Kelurahan Tanjung Mas, ada 18 anak,'' kata Susi.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Jebol, Mangkang Wetan Dilanda Banjir

Senin, 17 Januari 2022 | 19:20 WIB

BSI-DMI Siapkan Entrepreneur Berbasis Masjid

Jumat, 14 Januari 2022 | 03:42 WIB

Hotel Dafam Pekalongan Kunjungan di Suara Merdeka

Kamis, 13 Januari 2022 | 22:58 WIB
X