Bersama Anak Yatim dan Janda Tangguh, BMH Gelar Berbagi Kebaikan

- Senin, 11 Februari 2019 | 09:27 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Menjadi single parent karena takdir Allah menjadi ujian tersendiri bagi seorang Ibu, lebih-lebih ada tambahan amanah anak-anak untuk dididik hasil dari masa-masa indah bersama sang suami yang ditakdirkan Allah mendahului mereka. Seorang ibu tentu harus menjalani 2 peran sekaligus, yakni peran Ayah dan Peran Ibu sendiri.

Menjadi anak yatim tentu bukan pilihan yang akan diucapkan jika seorang anak ditanya terhadap pilihan kehidupannya. Semua anak tentu akan mendambakan hidup bersama kedua orangtuanya melewati masa-masa perkembangan usia emasnya. Mencermati hal diatas, BMH menggelar acara Berbagi Kebaikan Bersama Anak Yatim dan Janda Tangguh di Semarang, Minggu (10/2), sebagai bentuk kepedulian.

"Santunan anak yatim dan janda tangguh ini bukan hanya sekedar memberi apa kebutuhan mereka hari ini, ke depan akan kami kemas sebagai program pemberdayaan yang berbasis SDGs sehingga ke depan dapat kami ukur seberapa pengaruh pemberdayaan BMH kepada para mustahik," ujar Kepala Perwakilan BMH Jawa Tengah, Moh. Misdawi Syarif, sesaat menyaksikan antusias masyarakat untuk memenuhi undangan yang disebar se0Jateng itu.

Hadir dalam kegiatantersebut, Kang Nasir dari Solo selaku pengisi acara, yang menyampaikan motivasi sebagai bekal anak dan ibu yang sudah kehilangan sosok ayah.  "Menjadi anak sholeh dan sholehah itu tidak menghalangi status adik-adik saat ini, bahkan Nabi pun dalam usia kandungan ibunya, Muhammad kecil sudah yatim. Maka jangan pernah rendah diri, semua kita punya potensi untuk maju. Jangan cengeng, hadapi semua yang ada di depan." Pesan Kang Nasir kepada anak-anak yatim.

Ibu Satinah dan Nurul secara serempak menjawab sangat senang dengan undangan dari BMH ini. Sesaat setelah menerima paket dan santunan seusai acara, mereka berharap semoga selalu ada undangan yang lebih peduli terhadap kehidupan mereka. Program Berbagi kebaikan bersama 1.000 anak yatim dan janda tangguh ini diikuti sebanyak 15 Kabupaten se Jawa Tengah.

 

Editor: Andika

Tags

Terkini

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB

Pemkab Demak Dorong Pertumbuhan Kampung Ternak

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:12 WIB

Ini Penyebab Banjir di Kendal, 22 Pintu Air Rusak

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:51 WIB
X