RSCA Semarang Gelar Seminar Kedokteran Mengenai Tindakan dengan Menggunakan Kamera

- Senin, 21 Januari 2019 | 00:13 WIB
foto: suaramerdeka/dok
foto: suaramerdeka/dok

KENDAL, suaramerdeka.com – Rumah Sakit Columbia Asia (RSCA) Semarang menggelar Seminar Kedokteran ‘Kesehatan di Ujung Kamera,’ di Hotel Sae Inn pada Sabtu (19/1). Menurut Public Relations RSCA Semarang Floriana Ervina Setyaningrum, seminar ini untuk memberikan informasi tentang tindakan operasi dengan menggunakan kamera yang bisa dilakukan di rumah sakit yang terletak di kawasan Kalibanteng Semarang tersebut.

“Harapannya memberikan penjelasan mengenai tindakan operasi dengan menggunakan kamera dan bisa dilakukan di RSCA kepada dokter-dokter di Kendal sehingga bisa memberikan penanganan yang tepat kepada pasiennya dengan menujuk RSCA Semarang agar melakukan tindakan lanjutan, untuk pasien privat, asuransi maupun BPJS (Badan Penyedia Jaminan Sosial),” kata wanita yang akrab disapa Vina melalui rilis yang dikirimkan, Minggu (20/1).

Selain memberi pengenalan kepada dokter-dokter yang ada di wilayah Kendal mengenai fasilitas dan penanganan medis apa saja yang ada di RSCA Semarang. Agar jika pasien membutuhkan tindakan yang diperlukan dan sesuai dengan fasilitas yang ada maka bisa diarahkan ke RSCA Semarang di mana lokasinya kurang dari 30 kilometer dari Kendal.

Sementara AKBP dr Ratna Relawati SpKF Msi Med yang membawakan materi Kode Etik Kedokteran menyatakan, rujukan yang baik dan tepat tujuannya untuk mengurangi angka mortalitas dan kecacatan. Selain menekan biaya yang tidak perlu, baik untuk pasien, asuransi atau penyedia layanan kesehatan.

“Juga mencegah konflik dokter-pasien, pasien-asuransi, dokter-asuransi atau bahkan antara dokter dengan dokter,” tambahnya.

Meski demikian pada era penjaminan kesehatan proses rujukan sering kali mengalami hambatan, mulai dari administrasi yang dirasa lama, hingga tujuan rujukan yang tidak sesuai dengan keinginan pasien. Menurutnya yang penting dicatat bagi dokter perujuk adalah memastikan telah melakukan urutan pemeriksaan atau tindakan yang sudah sesuai standar.

“Bagi dokter penerima rujukan jangan menyalahkan diganosis dokter perujuk dihadapan pasien," tambah dr Ratna.

Seminar kesehatan ini diikuti 101 dokter yang berpraktek di Kendal. Dalam kesempatan ini ada tiga dokter spesialis lainnya yang ahli di bidangnya masing-masing selain dr Ratna yang dihadirkan sebagai narasumber. Antara lain, Endoscopy Sebagai Sarana Diasnotik oleh disampaikan oleh dr Witjitra Darmana Samsuria Sp PD. Kemudian dr Barkah Fajar Riyadi Msi Med SpB (K) BD yang menyampaikan Laparoscopy on Abdominal Surgery. Dan Bronchoscopy pada Penyakit Paru yang dijelaskan oleh dr Priyadi Wijanarko SpP.

Editor: Achmad Rifki

Tags

Terkini

Santri Kirab 99 Bendera Merah Putih di Kendal

Minggu, 25 September 2022 | 17:05 WIB

Stan Tahu Walik Kuliner Kauman Selalu Ramai Pengunjung

Minggu, 25 September 2022 | 15:44 WIB
X