Bupati Semarang: Tidak Ada Calon Perangkat Desa Titipan

- Kamis, 12 Agustus 2021 | 17:37 WIB
Perwakilan pihak penyelenggara yang terlibat dalam Seleksi Perangkat Desa 2021 membubuhkan tanda tangan pada berita acara kerja sama disaksikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Wakil Bupati M Basari, Sekda Djarot Supriyoto, dan perwakilan pejabat lainnya di Ruang Utama Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (12/8). (SM/dok)
Perwakilan pihak penyelenggara yang terlibat dalam Seleksi Perangkat Desa 2021 membubuhkan tanda tangan pada berita acara kerja sama disaksikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Wakil Bupati M Basari, Sekda Djarot Supriyoto, dan perwakilan pejabat lainnya di Ruang Utama Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (12/8). (SM/dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menegaskan bahwa pada Seleksi Perangkat Desa 2021 tidak ada calon titipan atau permainan uang untuk memilih perangkat desa.

Perihal itu ia sampaikan usai menyaksikan penandatangaan perjanjian kerja sama Seleksi Perangkat Desa 2021 di Ruang Utama Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (12/8).

Menurut Ngesti Nugraha, semua proses seleksi wajib dilakukan secara transparan dan akuntabel. “Karena masih pandemi, tim seleksi harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat saat seleksi berlangsung,” tegas dia.

Baca Juga: KUA Ungkap Tempat dan Tanggal Pernikahan Rizky Billar dengan Lesty Kejora: Cepat Sekali Ini

Sebagaimana diketahui, Dispermasdes Kabupaten Semarang melibatkan dua perguruan tinggi untuk mendukung proses kelancaran. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh perwakilan Tim Seleksi Perangkat Desa Nyatnyono dan Kalongan dengan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip Semarang serta FEB UKSW Salatiga.

Selain Bupati Semarang Ngesti Nugraha, ikut menyaksikan Wakil Bupati M Basari, Sekda Djarot Supriyoto, dan perwakilan pejabat lainnya. Kegiatan yang berlangsung singkat itu, juga disaksikan secara daring oleh tim seleksi dari 19 kecamatan.

“Seleksi juga menerapkan prinsip clean and clear untuk memilih calon perangkat desa yang memiliki integritas dan profesional,” imbuh Kepala Dispermasdes Kabupaten Semarang, Heru Purwantoro.

Baca Juga: Meski Pandemi, Pembiayaan UMKM di BSI Terus Meningkat

Ketika ditanya mengapa harus melibatkan dua perguruan tinggi? Heru menjawab, tentu tujuan utamanya guna menjamin mutu perangkat desa terpilih.

Data yang dihimpun dari Dispermasdes Kabupaten Semarang menjabarkan, bahwa tahun ini ada 67 desa yang akan melaksanakan seleksi perangkat desa. Setidaknya ada 95 formasi yang akan diperebutkan oleh 638 orang pendaftar calon perangkat desa.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Tahap Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta Dibalik

Rabu, 26 Januari 2022 | 23:57 WIB

Aktivitas Gempa Swarm Kembali Guncang Ambarawa

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:34 WIB

BPN Serahkan 645 Sertifikat Aset Pemkab Semarang

Jumat, 14 Januari 2022 | 09:45 WIB

Misa Natal 2021, Seluruh Gereja Sudah Disterilkan

Jumat, 24 Desember 2021 | 20:00 WIB
X