40 Relawan PMI Ikuti Pelatihan Petugas Ambulans

- Jumat, 28 Desember 2018 | 17:30 WIB
Ilustrasi Ambulans PMI / Istimewa
Ilustrasi Ambulans PMI / Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 40 relawan PMI Kota Semarang mendapat pelatihan pertolongan pertama bagi petugas ambulans. Pelatihan tersebut dilaksanakan di lantai 3 Aula Markas PMI Kota Semarang Jalan Mgr Sugiyopranoto No 35, Jumat-Minggu (21-23/12).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan individu dalam teknik pertolongan pertama korban kecelakaan. Selain itu, peserta juga dibekali penguasan tindakan pertolongan pertama saat diperlukan sebelum ditangani oleh tenaga medis. 

Penanganan korban kecelakaan membutuhkan kecakapan khusus. Tanpa penguasaan dasar pertolongan yang baik, tidak jarang membuat orang yang hendak ditolong menjadi korban.

“Pelatihan ini dilaksanakan khususnya bagi relawan muda PMI. Dari pelatihan ini, petugas dapat melakukan tindakan yang tepat sehingga cacat tubuh korban dapat dihindari serta perawatan di rumah sakit dapat diperpendek,” ujar Kepala Markas PMI Kota Semarang, Endang Puji Astuti, Kamis (27/12).

Pelatihan tersebut diikuti oleh 26 orang dari Korps Sukarela (KSR) unit perguruan tinggi, 10 orang peserta dari KSR unit Markas PMI. Kemudian diikuti pula oleh tiga orang dari staff PMI dan satu orang dari Pelatih KSR Markas PMI.

Materi mengenai penanganan cedera korban diberikan oleh dr Siswo Santoso Sp F MM. Dosen FK Universitas Kristen Indonesia itu juga memberikan pelatihan mengenai evakuasi dan transportasi korban sesuai dengan standar The American Heart Association (AHA) 2018.

“Petugas dibekali penanganan untuk korban yang mengalami cedera jaringan lunak, cedera sistem otot rangka serta cedera kepala, leher, tulang belakang dan dada. Teknik yang kami berikan sesuai dengan standar Protocol  of Red Cross dari AHA,” tambah Endang.

Pelatihan ini juga bekerja sama dengan Ambulans Hebat milik Pemerintah Kota Semarang. Mereka memberikan materi tentang standar operasional prosedur, peletakan korban dalam ambulans, serta perawatan dan pengelolaan ambulans.

Selain pemberian materi, peserta juga melakukan praktik langsung melalui simulasi. Peserta diminta untuk melakukan evakuasi korban dengan berbagai kondisi cedera kemudian melakukan evakuasi ke ambulans.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan

Tags

Terkini

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB

Pemkab Demak Dorong Pertumbuhan Kampung Ternak

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:12 WIB

Ini Penyebab Banjir di Kendal, 22 Pintu Air Rusak

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:51 WIB
X