Stres Berlebihan Picu Infertilitas

- Sabtu, 22 Desember 2018 | 19:00 WIB
 suaramerdeka.com/Eko Fataip
suaramerdeka.com/Eko Fataip

SEMARANG, suaramerdeka.com - Stres fisik maupun psikis yang berlebihan dapat memicu infertilitas (tidak subur) bagi pasangan suami istri. Definisi infertilitas secara sederhana adalah ketidakmampuan untuk hamil sampai melahirkan bayi yang mampu hidup.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, SMC RS Telogorejo Semarang, dr Fajar Siswanto SpOG(K) menyatakan, istilah infertilitas dapat dikelompokan menjai dua, yakni primer dan sekunder.

Infertilitas primer yaitu kondisi pada pasangan suami istri yang setelah menikah lebih dari 12 bulan, namun belum mampu hamil.

"Kalau infertilitas sekunder itu pernah hamil, tetapi belum hamil lagi setelah lebih dari 12 bulan," kata Fajar pada seminar kesehatan yang diselenggarakan SMC RS Telogorejo di rumah sakit tersebut, Sabtu (22/12).

Sementara itu, dr Arie Sutanto SpOG(K) menyebutkan, selain stres berlebihan, ada sejumlah faktor yang mempengaruhi terjadinya infertilitas.

Beberapa di antaranya usia, lingkungan, serta gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol.

"Dari sisi laki-laki bisa karena kualitas sperma. Antara laki-laki dan perempuan sebetulnya imbang, artinya sama-sama berperan terhadap kejadian infertilitas. Memang ada kecenderungan laki-laki meningkat, karena gaya hidup seperti merokok," jelasnya.

Dikatakan pula, tingkat kesuburan pada seorang wanita yang berusia lebih dari 35 tahun mulai menurun. Risiko mengalami keguguran ketika hamil juga cenderung meningkat.

"Jika sampai satu tahun setelah menikah belum menunjukkan tanda-tanda hamil, harus segera dikonsultasikan. Semakin usia bertambah, tingkat kesuburan juga makin menurun," ujarnya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan

Tags

Terkini

X