Kantor Imigrasi Semarang Pantau Tenaga Kerja Asing

- Kamis, 13 Desember 2018 | 17:45 WIB
Petugas dari Kantor Imigrasi Kelas I Semarang melakukan pemeriksaan dokumen orang asing yang bekerja di PT Rimba Partikel Indonesia. (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)
Petugas dari Kantor Imigrasi Kelas I Semarang melakukan pemeriksaan dokumen orang asing yang bekerja di PT Rimba Partikel Indonesia. (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)

KENDAL, suaramerdeka.comKantor Imigrasi Kelas I Semarang melaksanakan pemantauan terhadap tenaga kerja asing yang bekerja di sejumlah perusahaan di Kabupaten Kendal, Kamis (13/12). Mereka bekerja sama dengan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Kendal.

Operasi gabungan tersebut menyasar beberapa perusahaan besar yang menggunakan tenaga kerja dari luar negeri. Pemantauan dilakukan di PT Rimba Partikel Indonesia dan PT Kayu Lapis Indonesia keduanya berada di Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu.
 
Razia dipimpin Kabid Intelejen Penindakan dan Informasi Keimigrasian Divisi Imigrasi Kanwail Kemenkumham Jateng, Tohadi. Kegiatan juga melibatkan TNI, Polri, kejaksaan, Satpol PP, dan kantor kesatuan bangsa dan politik.

Tohadi mengatakan, hasil pemantauan di Rimba Partikel Indonesia, terdapat tiga tenaga kerja asing yang berasal dari Jepang. Mereka ada yang sudah bekerja lebih dari dua tahun dan bisa berbahasa Indonesia meski belum begitu lancar.

‘’Semua dokumen yang kami periksa sesuai. Perusahaan yang bisa menunjukkan paspor maupun dokumen lain yang kami butuhkan,’’ kata dia, didampingi Kasi Intelejen Penindakan dan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Semarang, Ma’mun.   

Ma’mun mengatakan, sementara di PT Kayu Lapis Indonesia, terdapat tujuh orang warga asing. Dari tujuh itu, lima statusnya bekerja dan dua orang melakukan kunjungan untuk keperluan bisnis.

‘’Tadi perusahaan bisa menunjukkan dokumen warga asing yang kami kehendaki. Kami mengimbau perusahaan untuk selalu melaporkan keberadaan orang asing itu secara periodik,’’ tuturnya.

Kepala HRD PT Kayu Lapis Indonesia, Benekditus Boku mengatakan, tenaga kerja asing di PT Kayu Lapis Indonesia sebanyak lima orang. Mereka berasal dari Jepang, Malaysia, dan Filipina. ‘’Mereka juga dilengkapi dokumen sesuai dengan aturan perundangundangan di Indonesia,’’ kata dia.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Kampung Bebas Narkoba di Salatiga Segera Diluncurkan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:50 WIB
X