13 Band Indie Semarang Luncurkan NSP

- Senin, 3 Desember 2018 | 05:09 WIB
LUNCURKAN NSP : Manajer Digital Regional Expansion Jateng-DIY, Agung Paty Lupinto (tengah) bersama para musisi Indie di Semarang resmi meluncurkan nada sambung pribadi (NSP), dan album digital di aplikasi LangitMusik. (SM/Diaz A Abidin)
LUNCURKAN NSP : Manajer Digital Regional Expansion Jateng-DIY, Agung Paty Lupinto (tengah) bersama para musisi Indie di Semarang resmi meluncurkan nada sambung pribadi (NSP), dan album digital di aplikasi LangitMusik. (SM/Diaz A Abidin)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Sebanyak 13 grup musik indie Semarang meluncurkan nada sambung pribadi (NSP), dan album digital di aplikasi LangitMusik. Mereka digandeng oleh Telkomsel dalam mengembangkan ekosistem dan gaya hidup digital tersebut.

Telkomsel secara resmi melakukan launching kerjasama tersebut, bersama Radio Sonora dan para musisi indie, di Playground GraPARI Jalan Pahlawan, akhir pekan lalu. Dalam launching tersebut, tiga band indie di antaranya Serempet Gudal, Redam, dan Grisness berkesempatan menghibur pengunjung.

Adapun band indie yang digandeng oleh Telkomsel dalam pembuatan NSP ini sebelumnya sudah malang melintang di industri musik kota Semarang. Di antaranya Aljabar (Jazz), Serempet Gudal (Orkes), Pyongpyong (Melodic Punk), Tanpa Nada (Experimental), Redam (Rock), Grisness Culture (SKA), Yellow Jet Club (Rock), Weekenders Agogo (SKA), Ndarboy Genk (Dangdut Kekinian), Pingkel Standing (SKA), Saestu (Reggae), Setrom (Orkes), dan Sober.

“Ini bentuk dukungan terhadap industri musik di Indonesia, terutama musisi daerah. Nah musisi lokal sebetulnya begitu digemari oleh khalayak. Hanya saja kesempatan untuk mengekspose karya secara nasional masih terkendala. Dengan pembuatan NSP dan digital abum di LangitMusik, kami berharap karya mereka semakin bisa dinikmati oleh masyarakat luas,” jelas  Manajer Digital Regional Expansion Jateng-DIY, Agung Paty Lupinto.

Khusus bagi para penggemar streaming music, Telkomsel memberikan masa percobaan di aplikasi LangitMusik gratis selama 30 hari. Caranya dengan memasukan kode JATENGDIY pada menu redeem di aplikasi LangitMusik. Pengguna dapat mendengarkan lagu-lagu indie dan semua lagu Indonesia, serta mancanegara melalui aplikasi LangitMusik.

“Tidak hanya untuk musisi umum. Aplikasi juga membuka kesempatan kepada siapa saja kreator yang mempunyai karya musik, agar bisa membuat NSP. Bila penikmat musik tertarik dengan karya tersebut dan memakainya, maka creator tersebut diuntungkan dengan benefit untuknya. Di era industri kreatif ini siapapun bisa berkarya,” tutupnya.

Product Owner Langit Musik dan NSP Telkomsel, Muhammad Barokah Fitra menambahkan, pihaknya ingin menggali bakat bakat musisi daerah. Begitupun dalam mengupayakan pendapatan bagi para musisi melalui konten digital yang ada.

“Di daerah, orang punya kedekatan dengan band lokal yang begitu disukai. Maka kami buatkan konsep itu. Mulai dari platform streaming di LangitMusik.  Kita ingin membantu menghasilkan pendapatan bagi kreator musik, terlebih bagi musisi indie lokal.  Kota Semarang menjadi yang pertama peluncuran ini. Selanjutnya ada di Padang, Bali dan Kupang,” jelasnya.

Lebih jauh, Stasiun Manajer Radio Sonora, Agustinus Danu W menerangkan melalui radio dan kerja sama dari Telkomsel musisi lokal lebih mendapat perhatian oleh khalayak. Melalui program yang mengulas musisi asli Semarang dengan konsep Indizone, kedekatan antara penggemar dan musisi terbentuk lebih baik.

Halaman:

Editor: Achmad Rifki

Tags

Terkini

Pasar Karangawen Terbakar, 229 Los dan Kios Ludes

Kamis, 20 Januari 2022 | 10:36 WIB
X